Waspada! Begal Motor Incar Pelajar

by -
Illustrasi: Begal Sepeda Motor

METROPOLITAN – Kasus perampasan kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Cigombong/Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Sejak beberapa pekan terakhir telah terjadi dua peristiwa serupa yang korbannya berstatus pelajar SMP.

Daffa Aulia Rizki salah satunya. Pelajar kelas VIII SMPN 1 Caringin itu menjadi korban perampasan di kawasan Maseng, Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk.

Daffa saat itu tengah bersama temannya, Fikri. Masing-masing mengendarai sepeda motor dari arah Cibadak menuju Caringin.

Saat tiba di Maseng, tepatnya Tugu Perjuangan, keduanya dicegat dua pria yang berboncengan menggunakan motor Honda Beat merah.

Pelaku saat itu berpura-pura minta tolong hendak membawa adiknya yang kecelakaan karena tabrak lari. Dengan polosnya, kedua korban mengiyakan permintaan pelaku tanpa sedikitpun curiga.

”Pelaku yang satu minta saya pindah ke motor teman saya. Jadi, teman saya yang pakai motor saya untuk membonceng pelaku, sementara pelaku satunya lagi nunggu di motor,” terang korban.

Namun baru sekitar 20 meter berboncengan, pelaku langsung meminta teman korban turun dari motor dan tancap gas berputar arah.

”Iya, teman saya didorong dari motor dan pelakunya merebut motor saya. Setelah itu langsung meluncur putar arah,” jelasnya.

Korban mengaku sempat mengejar pelaku hingga radius satu kilometer dari lokasi kejadian, namun mereka kabur dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox hitam bernopol F 2527 FBH miliknya.

Selang beberapa waktu, korban bersama orang tuanya langsung melapor ke Mapolsek Cigombong.

Sementara ayah korban, Asep Supriadi, meminta kepolisian lebih serius menangani kasus perampasan yang kembali marak di Cigombong dan sekitarnya.

”Saya berharap kasus ini akan ditangani secara serius dan para pelaku bisa diringkus. Dalam dua pekan kan sudah terjadi dua kali. Korbannya sama-sama pelajar. Kalau dibiarkan, pelaku bisa merajalela dan mencelakai para korban,” pintanya.

Sebelumnya diberitakan, kasus perampasan juga dialami Rifai, pelajar VIII SMPN 2 Cigombong di Kampung Muara, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

”Ya keponakan saya jadi korban perampasan. Kemungkinan pelakunya sama. Semoga aparat bisa mengungkap pelaku yang kemungkinan besar anggota sindikat ranmor di Cigombong dan sekitarnya,” tegas Riswan Nurdin, paman korban. (nto/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *