839 Tambahan CPNS, Tak Penuhi Kebutuhan Kabupaten Bogor

by -56 views
ILUSTRASI: PNS Kabupaten Bogor saat mengikuti upacara rutin yang dilakukan Pemkab Bogor. Nampaknya Kabupaten Bogor masih kekurangan PNS.

METROPOLITAN – Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor 395 Tahun 2019 pada 27 September 2019, tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2019. Pemerintah Kabupaten Bogor, secara resmi membuka kesempatan kepada masyarakat dengan latar belakang pendidikan tertentu, untuk ditempatkan di Lingkungan Pemerintah Pemkab Bogor.

Dalam surat bernomor 800/2659 BKPP, yang ditandatangani Bupati Bogor Ade Yasin. Pemerintah Bumi Tegar Beriman membuka 839 kuota, bagi masyarakat yang ingin menjadi abdi negara. Dalam surat tersebut, Pemkab Bogor mengklasifikasikan formasi berdasarkan tiga kategori. Tenaga pendidikan, kesehatan dan tenaga teknis.

Kepala Bidang Formasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Susi Hastuti, mengatakan, dari 839 formasi akan di distribusikan kedalam tiga kategori berbeda.

“Untuk tenaga pendidikan kuotanya ada 392, kesehatan 219 dan tenaga teknis 228,” kata Susi.

Senada, Sekretaris BKPP Kabupaten Bogor, Budi Lukman, menilai, secara keseluruhan jumlah formasi ASN masih jauh dari harapan. Berdasarkan data yang ada, jumlah ASN Kabupaten Bogor saat ini sebanyak 17.123 orang. Sedangkan kebutuhannya mencapai 37.357 orang.

“Oh iya masih jauh,” singkatnya.

Jika dirinci berdasarkan kebutuhan, kekurangan ASN Kabupaten Bogor pada bidang tenaga kesehatan, mencapai 3.923 orang. Sementara kekurangan tenaga pendidik sebanyak 9.920 orang dan tenaga lainnya masih kurang 6.391 orang. Dengan kondisi ASN yang masih timpang dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor, dirinya berharap di tahun berikutnya, kuota ASN bagi Kabupaten Bogor bisa ditambah.

“Jadi mohon untuk penerimaan CPNS di tahun-tahun yang akan datang, alokasi supaya ditambahkan. Khususnya tenaga medis dan pendidik yang jumlahnya sangat berbanding jauh,” tutupnya. (ogi/c/yok/py)

Loading...