Ada Asap, RSUD Ciawi Diduga Bakar Mayat

by -
HEBOH: Asap yang dikeluarkan cerobong dari RSUD Ciawi ini ramai dibicarakan karena diduga hasil proses kremasi atau pembakaran mayat.

METROPOLITAN – CIAWI Sejak tiga hari lalu, warga Kecamatan Ciawi dihebohkan dengan video cerobong asap yang mengepul dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. Dalam video berdurasi 27 detik itu, terdengar percakapan dua wanita yang menduga-duga asal pembakaran itu.

“Ini asap dari pembakaran sampah atau pembakaran mayat?” katanya. Pertanyaan itu ditimpali dengan wanita lainnya. “Jangan salah kalau di Jakarta ada loh rumah sakit yang mengadakan kremasi mayat,” ujarnya.

Kegaduhan pun sempat terjadi di lingkungan sekitar RSUD Ciawi. Sebab, tidak ada pihak dari RSUD Ciawi yang memberitahu adanya kegiatan pembakaran. Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Ciawi, dr Tsani menjelaskan, pembakaran itu hasil dari trial burning atau proses percobaan mesin  untuk mengetes apakah mesin hidup atau tidak.

“Yang dicoba itu kayu bakar. Hasil dari proses mesin harusnya yidak keluar asap. Jadi ini masih ada mesin yang belum berfungsi dengan baik,” katanya.

Ia meminta maaf karena tidak memberitahukan proses pembakaran tersebut kepada warga sekitar. Menurut dia, untuk mengoperasikan pembakaran limbah memang harus ada izin, sehingga dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan warga sekitar RSUD Ciawi.

“Semoga hubungan baik antara rumah sakit dan masyarakat sekitar bisa terjalin dengan baik. Semoga kita semua dalam lindungan Allah,” beber Tsani.

Tanggapan Dirut RSUD Ciawi tersebut, mendapat reaksi keras dari Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip). Pembina Formacip, Ujang Kamun (Uka), menegaskan seharusnya pihak rumah sakit bisa berkomunikasi terlebih dahulu dengan warga jika ada kegiatan seperti itu,sehingga tidak menimbulkan prasangka yang tidak–tidak.

“Jelas saja karena warga tidak tahu,akhirnya berprasangka yang tidak – tidak, coba kalau ada komunikasi terlebih dahulu,atau setidaknya pemberitahuan,tentu kegaduhan itu tidak akan terjadi,” pungkasnya. (ash/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *