Bicara DOB Bobar, Pemkab Undang Konsultan

by -
RENCANA: Inilah lahan yang akan dijadikan tempat pemerintahan di wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor.

METROPOLITAN – Mimpi Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) semakin bulat. Menyiapkan anggaran sebesar Rp40 miliar demi pembebasan lahan calon Ibu Kota Bogor Barat, pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Hingga pemutakhiran dan revisi data administrasi adalah dua langkah tengah digalakkan jajaran Pemerintah Bumi Tegar Beriman.

Yang teranyar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga berdiskusi dengan PT Citra Bintang Mataram. PT ini merupakan konsultan penataan daerah otonomi baru atas rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pertemuan Pemkab Bogor dengan konsultan asal Yogyakarta tersebut, berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kabupaten Bogor, kemarin siang.

Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengatakan, secara umum pertemuan membahas soal aspek kewilayahan. Meliputi potensi wilayah hingga Pendapatan Asli Daerah. Bahkan pertemuan itu juga sempat membahas DOB Bogor Timur.

“Mereka adalah konsultan berpengalaman yang bekerja sama denganĀ  Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengecek kekurangan administrasi kita,” katanya.

Pria yang akrab disapa Burhan ini menilai, secara garis besar pertemuan berlangsung baik. Bahkan, konsultan asal Yogyakarta itu sempat memberikan penilaian positif atas apa yang sudah dilakukan Pemkab Bogor.

Meski begitu, pihak konsultan juga sempat memberikan sejumlah arahan, terkait apa-apa yang mesti dilengkapi dan diperbaharui. Seperti data kependudukan dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah, semuanya lancar. Garis besarnya sampai hari ini, konsultan positif dalam melihat persiapan kita. Apa yang sudah, sedang dan akan kita lakukan terkait kekurangannya tentu akan kita lengkapi. Mereka juga akan membuatkan rekomendasi kepada Pak Gubernur, dan semoga kita menjadi prioritas di Jawa Barat khususnya,” ujarnya.

Meski moratorium terkait DOB belum dicabut pemerintah pusat, pihaknya tetap ngotot ingin menyiapkan semuanya, sambil menunggu kapan moratorium itu dicabut. Disinggung soal langkah kedepannya, Burhan mengaku akan memantapkan kajian dengan pihak DPRD terkait pembebasan lahan calon Ibu Kota Bogor Barat

“Meski moratorium tetap kita juga sambil melengkapi. Sehingga nanti, kalau moratorium dicabut, tidak ada alasan persyaratan kita kurang atau alasan lainnya. Tentu banyak yang harus kita lakukan. Yang terdekat ini kami akan memantapkan rapat dengan DPRD terkait pembebasan lahan untuk ibu kota,” tegas.

Hal tersebut juga diamin Bupati Bogor Ade Yasin. Meski keputusan moratorium merupakan hak pemerintah pusat, pihaknya mengaku tetap harus menyiapkan semuanya. Mulai dari penganggaran, kajian, administrasi dan lain sebagainy.

“DOB kan keputusannya dari pusat, saya belum dengar perkembangan seperti apa. Tapi kita tetap memberikan alokasi dana kepada calon DOB khususnya Bogor Barat. Kita sudah alokasikan itu, persiapan kalau dibuka DOB nya tahun depan,” singkatnya.

Sementara itu, Tim Teknis Konsultan Penataan Daerah Otonomi Baru, PT Citra Bintang Mataram, Dwi Huntoro menilai, jika mengacu kepada sisi urgensitas DOB Bogor Barat dinilai memang layak masuk dalam salah satu Amanat Presiden.

“Kalau melihat dari jumlah penduduk dan luas wilayah tentu ini sangat urgen, dan layak diprioritaskan,” tutupnya. (ogi/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *