Danramil 2123 Ajak Warga Jaga Tugu Maseng

by -24 views
SAMPAIKAN: Danramil 2123 Cijeruk-Cigombong, Mayor Infantri Suparno tengah menyampaikan pesan kepada masyarakat agar menjaga Tugu Maseng.

METROPOLITAN – Keberadaan Tugu Maseng yang berada di Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk mendapat perhatian serius dari Danramil 2123 Cijeruk-Cigombong, Mayor Infantri Suparno. Menurutnya, keberadaan tugu pahlawan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh generasi mendatang, termasuk yang akan menjadi pengganti Danramil.

Suparno menjelaskan, mengingat status tanah tugu pahlawan itu belum diketahui, sehingga diperlukan kejelasan akurat apakah nantinya tanah tugu akan ada dibawah Pemda atau TNI. Karena, selama kepemimpinannya,Tugu Maseng atau Tugu Dermakasi ini sangat terawat sehingga terlihat rapi, di mana awalnya terlihat banyak ilalang dan penuh coretan.

“Mengenai Tugu Maseng ini yang akan kami koordinasikan dengan beberapa pihak terkait, salah satunya yaitu Pemerintah Desa Warung Menteng. Tujuannya untuk mencari solusi yang baik, sebab jika dibiarkan khawatir akan hilang atau musnah,” kata Danramil.

Dalam kesempatan ini, Danramil juga meminta warga khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Cijeruk-Cigombong selalu menjaga serta memelihara tugu pahlawan, baik itu kebersihannya, kerapihan maupun keamanannya, agar tidak hilang atau yang sengaja menghilangkannya, termasuk ada yang menggugat dari pihak lain untuk dikomersilkan akibat status tanah yang tidak jelas.

“Memang tidak ada makam atau kuburan, tapi bagaimanpun juga disini pernah ada pertumpahan darah dan nyawa yang melayang dalam merebut kemerdekaan. Karena itu, kami minta pada masyarakat jaga dan pelihara Tugu Pahlawan Maseng ini,” ucap dia.

“Meskipun sebenarnya dalam aturan bahwa di tiap kecamatan itu tidak dibolehkan ada makam pahlawan dan hanya Pemda yang bisa menentukannya, tapi kan disini pernah ada napak tilas para pahlawan,” sambungnya.

Sementara itu, Kades Warung Menteng, Maman Fatuloh, mengatakan pada prinsipnya pihaknya bakal mencari tahu soal status sebenarnya tanah lokasi keberadaan monumen ini. Pasalnya, lahan tanah monumen ini dulunya sangat luas.

“Dulu memang luas, tapi sekarang jadi berkurang, heran kan. Makanya, kita akan berusaha untuk mencari data otentik tentang keberadaan tugu pahlawan ini. Pastinya harus diselamatkan dan dilestarikan sebagaimana disampaikan Danramil. Karena, disinilah titk awal perjuangan rakyat Indonesia adanya perlawanan kepada para penjajah,” katanya.(nto/b/rez/py)

Loading...