Dewan Sebut Gedung Anyar Mubazir

by -36 views
MUBAZIR: Para pekerja tengah menyelesaikan pembangunan gedung DPRD Kebupaten Bogor.

METROPOLITAN – Pembangunan gedung A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, rupanya tak banyak disukai oleh wakil rakyat di Bumi Tegar Beriman. Seperti yang dilontarkan Anggota Fraksi PAN, Usep Syaefullah. Ia menilai, pembangunan gedung A terkesan mubazir. Dengan tegas ia mengatakan, pemugaran gedung itu mubazir dan hanya buang-buang anggaran. Sebab, bangunan yang saat ini dipugar sebenarnya adalah bangunan baru yang belum pernah dipakai.

“Perencanaannya tidak matang. Gedungnya belum layak direhab, karena baru saja dibangun. Digunakan saja belum, sudah dibangun lagi yang baru,” kata Usep.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor ini pun menyayangkan, rencana pembangunan yang diwacanakan sejak periode 2014-2019 tidak melibatkan banyak pihak. Terlebih, dirinya yang juga incumben tidak mengetahui adanya rencana pembangunan gedung yang menelan uang rakyat senilai Rp6,4 miliar tersebut.

“Ini harus jadi evaluasi. Jangan sampai di periode ini terjadi lagi pembangunan yang terlihat seperti buang-buang anggaran,” cetusnya.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor, Ronny Setiawan, menjabarkan, gedung yang tengah dibangun itu memiliki fungsi untuk ruang komisi dan ruang rapat komisi. Sejauh ini, pembangunan diklaim mencapai 70 persen.

“Diperkirakan akhir tahun ini selesai,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi terkait anggaran, kontraktor dan yang berhubungan dengan pembangunan gedung, dirinya enggan menjawab.

Perlu diketahui, pembangunan gedung anyar DPRD Kabupaten Bogor, sudah dimulai sejak pertengahan Juni 2019. Sekwan yang menjabat saat itu adalah Nuradi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor.(dil/c/yok/py)