Diganti di Akhir Tahun

by -
ADE SARIP HIDAYAT Sekda Kota Bogor

METROPOLITAN – Pasca dilakukannya Open Bidding dan rotasi mutasi akhir Oktober 2019, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, mengatakan, akan kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat eselon II, III dan IV pada akhir tahun ini.

Ade mengatakan, kalau rotasi dan mutasi terakhir di 2019 ini dilakukan untuk menutup kekosongan di jabatan eselon III dan II.

“Rasanya wajib dilakukan rotasi, sebelum nanti walikota membuka open bidding dinas di 2020,” kata Ade, saat ditemui wartawan koran ini, kemarin.

Terlebih, untuk posisi staff ahli dan camat, merupakan jabatan yang tidak bisa dibiarkan kosong terlalu lama. Selain itu, sambung Ade, jabatan kepala dinkes dan DPMPPA yang akan habis masa jabatannya  waktu dekat ini, juga sudah harus mulai disiapkan penggantinya.

“Kami juga mau ada penggabungan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Pertanian. Jadi harus dirotasi dulu,” terangnya.

Wacana pemerintah pusat yang ingin menghapus dua pangkat eselon, menurut Ade, bukan menjadi alasan Pemkot Bogor melakukan rotasi dan mutasi. Sebab, sampai saat ini, ia mengaku masih belum mendapatkan kepastian regulasi dari Kemenpan-RB.

“Jadi kalau nanti regulasi sudah jadi, baru kita akan jalankan,” pungkasnya.(dil/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *