Ekspose RAPBD, Beberapa Dinas ‘Bolos’

by -14 views

METROPOLITAN – Sempat di skorsing dan mundur dari jadwal yang sudah ditentukan, Ekspose penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2020 Kabupaten Bogor akhirnya berlangsung.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan, skorsing diberlakukan lantaran dari 38 dinas, 15 dinas tak kunjung hadir sesuai waktu yang dijadwalkan. Akibatnya, agenda rapat yang digelar di ruang rapat serbaguna DPRD Kab. Bogor, sekitar pukul 13:30 WIB, harus diskorsing.

“Diskors karena banyak yang tidak datang SKPD nya. Buat saya, ini bukan hajatnya aadan anggaran, bukan juga hajatnya TAPD, tapi ini hajat 5,38 juta masyarakat Kabupaten Bogor. Harusnya mereka bisa meluangkan waktu demi masyarakat,” kata Rudi.

Sejatinya, sambung dia, rapat ini demi tercapainya APBD Kabupaten Bogor yang sehat. Demi mengetahui kebijakan dan program yang memang diperuntukan untuk rakyat.

“Bicara kecewa ya kecewa. Kami membahas anggaran yang luar biasa dan harus serius. Mana program yang bisa mengena dan dirasakan oleh masyarakat dan jangan sampai ada program yang hanya menjadi pemborosan anggaran saja,” cetusnya.

Meski begitu, Rudy mengaku tidak bisa berbicara banyak, mengenai hasil dari ekspose RAPBD. Pihaknya juga sudah meminta kepada TAPD, agar segera mungkin memberikan data rinci RAPBD untuk dijadikan bahan kajian bersama Badang Anggaran DPRD Kabupaten Bogor.

“Tadi baru penyampaian secara keseluruhan belum masuk ke pembahasan, baru ekspose dari TAPD, jadi pembahasan secara jauh belum. Minggu ini akan di bahas secara mendalam. Tadi dewan sudah mengajukan syarat diminta dan dibutuhkan, agar segera dikirim. Insyaallah, dua hari kedepan baru bisa dibahas,” tutupnya. (ogi/c/yok/py)