Garuda Pastikan Tiket Libur Nataru 2019 Stabil

by -

METROPOLITAN – PT Garuda Indonesia memastikan tak akan ada kenaikan harga tiket pesawat selama masa angkutan atau libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. Perseroan menetapkan periode Nataru tahun ini berlangsung selama 20 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020. “Enggak, enggak boleh ada kenaikan. Pokoknya enggak ada naik lah, enggak boleh naik. Kita beri kesempatan masyarakat Nataru lah,” kata Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah.

Menurutnya, dalam menetapkan harga tiket, Garuda Indonesia akan mengikuti tarif batas bawah (TBB) dan tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan Kementerian Perhubungan. “Kalau ada travel agent jual di atas ketentuan kita akan blacklist. Kalau dia ambil keuntungan menjual di TBA akan kami blacklist,” pasti dia.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa harga yang tertera di tiket pesawat juga memasukkan komponen biaya-biaya. Seperti layanan bandara (passenger service charge/airport tax), PPN 10 persen dan iuran asuransi. “Contoh Jakarta-Jogja (TBA) Rp848 ribu di terminal 3 (Soekarno Hatta) airport tax Rp130 ribu, PPN 10 persen, iuran asuransi Rp5 ribu jadi harga bisa 1 juta lebih,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk jeli dalam melihat rincian penerbangan yang tertera di agen perjalanan online (OTA). Belajar dari kasus saat periode lebaran tahun lalu, menurut dia, banyak OTA yang menggabungkan beberapa rute penerbangan sehingga tarifnya lebih mahal. “Jadi tak ada kenaikan harga tiket, tapi di OTA bisa saja Cengkareng-Denpasar Rp40jt, ternyata rute sebenarnya Cengkareng-Sydney lalu Sydney-Denpasar. Itu membuat masyarakat panik,” beber dia.

Disisi lain, Pikri menyatakan penjualan tiket Garuda Indonesia untuk Nataru 2019 baru menyentuh 57 persen dari total 970.266 kursi yang mereka sebutkan. Menurutnya, kursi yang disediakan terdiri dari 967.771 kursi reguler dan 2.495 kursi tambahan untuk momen Nataru. “(Dari tahun ke tahun) hampir sama, orang Indonesia kan selalu di menit terakhir (belinya). Menunggu gajian dulu,” imbuhnya.

Ia menyatakan mayoritas tiket yang dijual memiliki tujuan Labuan Bajo, Danau Toba, Sorong, Denpasar, dan Surabaya. Pikri menyatakan rute tujuan Labuan Bajo memang sedang digemari beberapa waktu terakhir. “Jadi ada yang liburan dan merayakan natal biasa. Untuk yang liburan Labuan Bajo sudah top ini,” ujar Pikri.(tib/cnn/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *