Giliran Komisi III Ontrog Proyek Surken

by -
REVITALISASI: Pembangunan pedestrian Suryakencana dan Gang Bata hingga saat ini mencapai 43 persen.

METROPOLITAN – Menyisakan waktu pekerjaan sekitar satu bulan, proyek penataan pedestrian jalan Suryakencana tengah jadi perhatian lantaran progresnya belum sampai 50 persen. Komisi III DPRD Kota Bogor pun mengontrog langsung lokasi pekerjaan demi memastikan pembangunan bisa selesai tepat waktu.

Saat meninjau, para anggota dewan melihat secara langsung para pekerja tengah memasang material di jalan Bata, serta pemasangan boks culvert dan beberapa material trotoar granit yang mulai terpasang. Beberapa catatan diantaranya terlihat kurang koordinasi dengab pihak terkait, seperti tiang listrik yang terlihat mengahalangi gang dan pekerjaan. Hal itu pun menjadi catatan dan menuntut pengguna anggaran dan kontraktor segera mencari solusi.

Selepas sidak, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengaku pengawasan kali ini lantaran ada keluhan dari warga pemilik toko kaitan proyek ini. Dari situ ia memastikan adanya perubahan sesuai usulan warga pemilik toko, dari rencana semula pelebaran 3,5 meter. Menjadi hanya ditambah 60 sentimeter alias jadi 2,6 meter saja.

“Kecepatan pembangunan, tidak cuma berpengaruh terhadap transaksi serapan anggaran. Tapi juga ini kan pusat ekonomi kota, kalau ini terganggu, maka perputraran ekonomi disini juga terganggu dengan pelebaran ini,” katanya kepada awak media, kemarin.

Sayangnya, ketika ditanya pewarta soal keterlambatan atau deviasi proyek Rp14 miliar ini, pihaknya enggan berkomentar banyak. Buatnya, kehadiran para wakil rakyat itu ingin memastikan keinginan warga sudah terakomodasi oleh Pemkot Bogor dan proyek bisa selesai tepat waktu. “Usulan sudah disesuaikan, lebar rencana awal pun bisa dikurangi,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengingatkan agar proyek ini harus berjalan semestinya dan selesai tepat waktu, pada 27 Desember mendatang. Sehingga tidak terjadi adendum. “Jangan sampai itu. Warga sudah diakomodasi. Yang jelas ini harus beres tepat waktu,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kota Bogor Wawan Gunawan menuturkan,kegiatan pekerjaan lanjutan ini baru sampai 43 persen. Meski begitu, ia keukeuh optimis pekerjaan bisa selsai tepat waktu. Sebab material trotoar sudah siap dan tinggal koordinasi antara pekerja dengan sisa waktu. 

“Tinggal satu bulan setengah lagi. Yakin masih bisa selesai dalam waktu yang ada,” terangnya.

Pihaknya pun mencoba mengejar ketertinggalan dengan sistem lembur pada pekerjanya, dengan membagi grup-grup supaya lebih banyak armada. Tak cuma itu, jam kerja penambahan enam jam pun dilakukan demi mengejar ketinggalan.

“Pemasangan boks culvert sudah beberapa lagi. Material trotoar granit juga beberapa sudah mulai dipasang. Pertengahan bulan, boks sudah harus masuk semua,” ujar Wawan.

Perubahan desain juga memastikan adanya perubahan anggaran atau CCO. Namun ia mengaku pergeseran anggaran tetap dialokasikan kepada paket yang sama. Hanya saja, pihaknya masih menghitung berapa yang akhirnya diserap dengan perubahan desain jadi 2,6 meter itu.

“Jadi anggaran nya mah tetap, ada adendum, untuk alokasi di paket yang sama. Masih dihitung,” pungkasnya. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *