Hadirkan Dosen Luar Negeri, Unida Asah Inovasi Mahasiswa

by -33 views
SERIUS: Mahasiswa/i FKIP Unida Bogor tengah memerhatikan pemaparan yang disampaikan dosen dari Zurich University, Switzerland, Phil Gerard Wicht.

METROPOLITAN – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Djuanda (Unida) Bogor menyelenggarakan kuliah umum di fakultasnya, kemarin.

Kegiatan yang mengusung tema ’Awareness through blended learning: Readiness for Facing Industry 4.0 challenges’ tersebut menghadirkan dosen tamu dari luar negeri, yakni dari Zurich University, Switzerland, Phil Gerard Wicht.

Dekan FKIP Unida Bogor Zahra Khusnul Latifah mengatakan, program ini dilaksanakan untuk membangun kesadaran para mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi untuk melakukan inovasi dalam bidang akademik.

“Dengan adanya Guest Lecture ini, kami berharap para mahasiswa dapat memahami bagaimana kesadaran kita untuk memanfaatkan era digital melalui blended learning dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0,” katanya.

“Blended learning terjadi percampuran metode pembelajaran antara pembelajaran online dengan pembelajaran formal (face to face). Manfaat lain dari penggunaan yakni memungkinkan dan meningkatkan fleksibilitas mahasiswa dalam mengakses materi kuliah,” tutur Zahra.

Narasumber Kuliah Umum FKIP Unida Phil Gerard Wicht, dalam paparan materinya mengatakan, belajar adalah presisi yang sangat individual karena setiap individu berbeda cara belajarnya.

“Belajar adalah presisi yang sangat individual karena setiap indiviu membangun cara dan pengetahuannya sendiri. Tentunya dengan berbagai macam cara belajar. Jenisnya melalui visual, suara, praktik dan analisis. Sehingga semakin seseorang menggabungkan berbagai macam cara pembelajaran maka pembelajaran akan semakin efisien,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unida Bogor Dede Kardaya berharap melalui acara ini pola pikir mahasiswa dalam pengembangan dan pemanfataan pembelajaran berbasis teknologi akan semakin inovatif.

“Kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun pemikiran bahwa dalam perkembangan zaman yang di mana semakin berkembang. Mahasiswa ataupun dosen dapat mengeksplorasi teknologi tanpa kehilangan jati diri, sehingga dapat dimanfaatkan kepada hal positif seperti dimanfaatkan dalam media pembelajaran sehingga kegiatan belajar dan mengajar lebih efisien,” harapnya. (rez/ run)

Loading...