Korban Keracunan Sirnamekar Bertambah

by -20 views
DIPERIKSA: Petugas kesehatan memeriksa warga yang mengalami keracunan makanan.

METROPOLITAN – Warga yang mengalami keracunan makanan di Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, masih terus dipantau tim kesehatan dari Puskemas Bangbayang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

Keracunan itu terjadi setelah warga menyantap makanan dari acara syukuran yang digelar salah seorang warga Kampung Cijoho, Desa Sirnamekar, Jumat (15/11) sore.

Warga mulai merasakan pusing dan mual pada Sabtu (16/11) siang.

Mereka kemudian mendapat perawatan dan beberapa korban keracunan dirujuk ke RSUD Jampang Kulon karena kondisinya semakin memburuk.

Dalam kejadian ini, seorang korban keracunan bernama Olis (55) meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon, kemarin sekitar pukul 11:00 WIB.

Kepala Desa (Kades) Sirnamekar Ajat Sudrajat mengatakan, dari data terakhir korban keracunan berjumlah 74 orang dan empat di antaranya kini masih berada di RSUD Jampang Kulon.

Jumlah korban keracunan ini bertambah, sebab sebelumnya hanya 50 orang.

”Yang masih ada di RSUD sebanyak empat orang. Dua orang masuk RSUD Jampang Kulon pada Minggu tadi sekitar pukul tiga sore,” ujar Ajat.

Korban keracunan berasal dari Kampung Cijoho, Kampung Tipar, Kampung Puncak Nangka, Kampung Puncak Gombong, Kampung Bojongkalong dan Kampung Cikupa. Adapun korban yang terbanyak di Kampung Cijoho.

Menurut Ajat, pihak Dinkes Kabupaten Sukabumi sudah mengambil sampel dari rumah yang menggelar acara syukuran untuk diteliti.

”Semua yang kemarin dihidangkan itu semuanya dibawa, termasuk airnya,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi korban susulan, pihak Dinkes mendirikan posko kesehatan di Posyandu Dahlia.

”Dari pihak Dinkes masih terus standby, kalau kondisi saat ini tak separah hari kemarin,” jelasnya.

Adapun untuk korban meninggal sudah dimakamkan.

”Tadi langsung, begitu meninggal jenazahnya langsung diambil dari rumah sakit dan langsung dikebumikan,” pungkasnya. (suc/suf/run)