Marion Jola Guncang Panggung Bogor

by -35 views

METROPOLITAN – Bogor menjadi tempat ketiga digelarnya konser musik Supermusic Superfest. Tur yang rencananya akan digelar di 27 kota selama dua bulan ini merupakan salah satu acara musik yang unik. Sebab selain menyediakan konser musik, acara Supermusic Superfest juga menjadi wadah bagi para komunitas lokal yang ingin berkembang.

Acara yang digelar di Lanud Atang Sendjaja (Ats) itu akan diisi artis-artis ternama ibu kota. Salah satunya adalah Marion Jola. Solois cantik kelahiran Kupang tahun 2000 itu bersinar cemerlang sejak 2018. Dan dapat dikatakan merupakan salah satu solois perempuan yang banyak dibicarakan sepanjang 2018-2019 ini.

Hits super cool-nya yang berjudul ‘Jangan’ dijamin bisa menghipnotis pengunjung untuk bernyanyi dan bergoyang bersama. Walaupun di usia yang masih sangat muda, berbagai penghargaan pun berhasil diraihnya, mulai dari penghargaan Anugerah Musik Indonesia Awards 2018 sebagai Pendatang Baru Terbaik hingga penghargaan Best New Asian Artist Indonesia di Mnet Asian Music Awards 2018.

“Bogor itu ramai, penontonnya hangat, membuat saya ingin nyanyi lagi di sini,” kata perempuan yang akrab disapa Lala saat menghadiri acara meet and greet di Hotel Bogor Icon, kemarin.

Lala menceritakan kisahnya saat pertama kali manggung di Bogor. Saat itu ia sedang mengisi acara pentas seni di Bogor. Salah satu penggemarnya pun diajak naik ke atas panggung. Dara muda yang masih berusia 19 tahun itu pun mengaku jatuh hati dengan penggemarnya tersebut yang juga warga asli Bogor.

“Cowoknya itu paling ganteng di Bogor, jadi itu buat saya balik lagi ke Bogor karena akang-akangnya tampan,” ucapnya sambil tersenyum.

Di konsernya yang kedua ini di Bogor, Lala yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat itu membawakan lagu barunya yang berjudul ‘Rayu’. Di lokasi yang sama, pihak penyelenggara dari Supermusic Superfest, Hermawan, mengatakan bahwa pemilihan Lanud Ats menjadi venue untuk digelarnya konser karena memiliki ambient yang berbeda dengan tempat lain di Bogor.

Selain itu, para pengunjung juga disuguhi spot-spot selfie yang instagramable, game Virtual Reality (VR) yang sedang digandrungi kaum milenial dan photo booth 180 yang ditampilkan secara modern. “Ornamen-ornamen yang ada kita gunakan menjadi salah satu dasar untuk mensetting panggung,” terangnya.

Acara ini juga membuka kesempatan para komunitas lokal untuk unjuk gigi dengan menghadirkan produk mereka. Pengunjung pun diberikan tempat untuk nongkrong bersama di area makan minum yang disediakan. “Yang pastinya unik banget. Komunitas yang kita bina kita tampilkan di sini,” tandasnya. (dil/b/mam/run)