Masyarakat ‘Serbu’ Polres

by -11 views

METROPOLITAN – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka sejak (11/11). Akibatnya, ratusan orang mengular di loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di sejumlah Polsek dan Polres Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni, mengatakan, sedari pagi hingga sore, hilir mudik pemohon terus memadati loket pembuatan SKCK. Orang nomor satu di Korps Bhayangkara Bumi Tegar Beriman ini mengungkapkan, pemohon SKCK di hari normal rata-rata 50 orang, namun, saat ini jumlahnya meningkat tiga kali lipat.

“Untuk mengatasi lonjakan pemohon, petugas menyediakan pelayanan SKCK di setiap polsek,” kata Joni, sapaan karibnya, kemarin.

Ia memprediksi, kemungkinan pemohon terus bertambah, mengingat verifikasi berkar akan jatuh pada Rabu (13/11). Kenaikan pengajuan pembuatan SKCK terjadi secara menyeluruh diwilayah hukumnya, mengingat tingginya animo masyarakat mengikuti CPNS tahun ini.

“Bisa saja. Tapi kita belum berani bicara karena belum ada data fixnya,” tambahnya.

Tak hanya di Kabupaten Bogor, kenaikan pemohon SKCK juga terjadi di Kota Bogor. Paur Sub Bag Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty Irianti mengatakan, sejak enam hari silam kenaikan pemohon SKCK sudah mulai terlihat.

“Kenaikan ada, bahkan sejak satu pekan kemarin,” singkatnya.

Dalam sehari, sambung Desti, sebanyak 30- 40 pemohona dilayani pihaknya. Namun, sejak satu pekan kemarin, dalam satu hari rata-rata 100 berkas pemohon masuk ke unit SKCK.

Terpisah, Kania (28) warga Kecamatan Cibinong, mengaku, mencoba peruntungannya ditahun ini agar bisa menjadi PNS. Wanita jurusan psikologi itu, berencana mendaftar di salah satu kementrian.

“Saya mencari yang lowongan CPNS yang sesuai dengan jurusan saya sebagai psikologi,” singkatnya.

Sekedar diketahui, seleksi CPNS 2019, pemerintah mengalokasikan 197.111 formasi. Rinciannya, 37.854 formasi pada 68 kementerian/lembaga dan 159.257 formasi pada 462 pemerintah daerah. (ogi/c/yok)