Pabrik Tempe Milik Adik Kades Terpilih Ludes Terbakar

by -30 views
PADAMKAN: Petugas damkar Kabupaten Bogor saat memadamkan api di pabrik tempe, Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, kemarin.

METROPOLITAN – CIAWI  Seluruh bangunan milik Rahmat Hidayat di Kampung Telukpinang RT 05/02, Desa Telukpinang, terbakar sekitar pukul 23:00 WIB, Minggu (10/11). Selain rumah, api juga menghanguskan pabrik pengolahan tempe miliknya. Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena sang pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi.

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Dari keterangan warga sekitar, Saju, sekitar pukul 22:00 WIB sempat tercium seperti bau tempe dibakar. Tak lama kemudian, muncul api dari bagian bagian bawah dan membesar hingga membakar bangunan hingga ludes.

“Saya beserta lima teman sedang ngobrol di depan rumah pak Ade. Kami sangat kaget dan merasa panik, spontan kami langsung mengamankan kendaraan yang sedang terparkir karena api begitu besar dan sangat cepat menjalar di sekitar kejadian. Dengan alat seadanya kami langsung berusaha memadamkan api sebelum datang petugas pemadam,” beber Saju.

Tak hanya pabrik tempe, rumah kades terpilih Desa Telukpinang Ahmad Rifai pun nyaris ikut terbakar karena lokasinya yang bersebelahan. Namun berkat kesigapan petugas damkar api tak sampai merambat ke bangunan lainnya. Ahmad Rifai mengaku saat kejadian ia sedang tak berada di rumah.

“Saya baru pulang jam 01:30 WIB, jadi pas pulang udah beres,”aku dia.

Hingga kini, ia belum mengetahui dari mana sumber api yang membakar pabrik tempe milik adiknya itu. Sang pemilik rumah, Rahmat Hidayat mengatakan, tidak mengetahui asal sumber api, karena sejak sore, seperti biasa setelah selesai produksi semua sudah dirapikan.

“Saya sangat kaget dengan kejadian ini. Semoga semua ini ada hikmah tertentu bagi kami sekeluarga, kami harus kembali meniti usaha dari nol karena semua alat peralatan ludes terbakar semua nya,” keluh Rahmat.

Kepala pemadam kebakaran unit Ciawi, Nendri, mengaku mendapat laporan dari warga, dua regu diturunkan untuk menangani musibah itu.

“Api baru bisa dipadamkan pada pukul 01:15 dini hari. Sampai saat ini sumber api tidak diketahui dari mana asalnya, perlu ada penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (ash/b/els/py)

Loading...