Paguyuban Minta Rebranding Mobil Siaga Ditambah Foto Kades

by -55 views
USUL: Paguyuban kades meminta rebranding mobil siaga desa ditambahkan foto kades dan waktunya diperpanjang.

METROPOLITAN – NANGGUNG Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor telah mengintruksikan para kepala desa (kades) melakukan penamaan ulang (rebranding) mobil siaga desa. Namun instruksi ini menuai tanggapan beragam dari ketua paguyuban kades.

Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Nanggung, Jani Nurjaman mengaku, jika itu instruksi Bupati Bogor, lewat DPMD Kabupaten Bogor itu didukung. Terpenting, di branding mobil siaga harus tetap terpasang nama desa dan kecamatannya karena menjadi penciri mobil siaga milik desa mana.

“Saya dan kepala desa lain sangat mendukung. Terpenting nama desa, dan kecamatannya tidak dihilangkan,” ujar pria yang akrab disapa Jaro Jani.

Untuk anggaran branding mobil siaga diintruksikan mengunakan anggaran yang bersumber dari Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD) dan paling lambat akhir November ini. Sedangkan, pemdes sudah menyusun program anggaran tahun 2019.

“Untuk membranding mobil siaga kurang lebih menghabiskan anggaran hingga Rp 3 juta. Saya minta batas akhirnya diperpanjang, tidak harus di tahun ini,” pintanya.

Senada, Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Ciomas, Yasin meminta batas waktu membranding mobil siaga diperpanjang. Menurutnya, niat Pemkab Bogor bagus agar ke depan mobil siaga desa lebih optimal lagi dalam pelayanan.

“Sebagai kepala desa bisa mendorong program Pancakarsa yang dicanangkan ibu bupati. Kalau saya usul, ditambahkan juga foto kadesnya, tidak hanya foto bupati dan wakil bupati,” katanya.

Terpisah, Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Dramaga, Yayan Mulyana mengaku, pihaknya sudah menyampaikan rencana membrending mobil siaga ke semua kadesa. Untuk membranding tentunya harus menunggu anggaran cair, tidak bisa cepat. Sesuai intruksi DPMD Kabupaten, branding mobil siaga desa paling lambat akhir November 2019.

Untuk bahan stiker menggunakan bahan yang terbaik, kuat dan tidak pudar. Sedangkan desain setiap mobil sudah ditentukan DPMD dengan menambahkan nama dan logo Bogor Gercep (Gerak Cepat). “Saat ini, mobil siaga belum ada yang dibranding. Kemungkinan kalau sudah ada anggarannya baru dibranding karena biayanya cukup mahal juga,” tukasnya. (ads/b/els/py)

Loading...