Pemcam Cigombong Bentuk Desa Tangguh Bencana

by -25 views
PENCEGAHAN: Pemcam Cigombong membentuk Desa Tangguh Bencana, kemarin.

METROPOLITAN – Bencana datang tidak terduga, sehingga perlu kesiapan sedari dini. Selain penanggulangan, pencegahan bencana juga perlu dikuatkan sejak awal. Sadar akan hal tersebut, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cigombong, membentuk desa-desa tangguh bencana.

Laporan: Asep

Berlokasi di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Desa Tugujaya, pembentukan desa tangguh bencana tersebut berlangsung dengan peserta 20 orang. Sekretaris Camat Cigombong, Asep Sudrajat,  memaparkan, desa tangguh bencana adalah desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk  beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana.

Desa  itu juga harus mampu memulihkan diri dengan cepat dari berbagai dampak bencana. Sebuah desa dapat disebut mempunyai ketangguhan terhadap bencana ketika desa tersebut memiliki kemampuan mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisasikan dirinya dengan segenap sumber daya yang dimilikinya.

“Untuk mengurangi kerentanan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi resiko bencana,  menjadi desa seperti ini tentu saja butuh proses. Karenanya pemerintah mengembangkan desa yang masyarakatnya mampu selalu siap siaga menghadapi segala kemungkinan bencana. Warga desa diharapkan mampu mengkaji, menganalisa, menangani, memantu, mengevaluasi dan mengurangi resiko-resiko bencana yang ada di wilayah mereka dengan memanfaatkan sumber daya lokal,” beber Asep.

Dia juga mengharapkan, hasil dari pembentukan tersebut, peserta bisa melindungi masyarakat di kawasan rawan bahaya dari dampak-dampak merugikan bencana. Meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya untuk mengurangi risiko bencana.

“Selain poin tersebut diharapkan peserta juga bisa meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal. Yang pasti sangat diharapkan bisa meningkatkan kapasitas pemerintah dalam memberikan dukungan sumber daya dan teknis mudah- mudahan tahun depan bisa dilaksanakan di 8 desa lainya,” tutupnya. (ash/b/els)

Loading...