Pengembang Minta Rumah Subsidi tak Dibatasi

by -
EVY SINTA Direktur Marketing

METROPOLITAN– Kebijakan pemerintah yang membatasi kuota rumah subsidi mendapat respon dari pengembang. Salah staunya dari PT Rajawali Bangun Sentosa.

Direktur Marketing Evy Sinta pengurangan jumlah rumah subsidi membuat pihaknya sulit menarik minat masyarakat membeli rumah.

Selain itu, pihaknya juga perlu memutar otak dalam mengemas produk di tengah persaingan yang ketat.

“Penjualan sulit, karena efek dari pengurangan Subsidi. Selain itu, banyak investor yang sudah melirik daerah Sukabumi sehingga persaingan makin ketat,”tuturnya. Ia berharap agar pemerintah merevisi kebijakannya yang membatasi jumlah rumah subsidi.

“Saya berharap pihak pemerintah bisa mempertimbangkan kembali agar program subsidi bisa normal,seperti semula,”pintanya. Untuk diketahui, saat ini pihaknya telah menyediakan ribuan unit rumah bersubsidi di wilayah Sukabumi dan Cianjur.

Rumah yang dijual masuk dalam  Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan. (BP2BT). Yaitu,program di mana pemerintah memberikan sumbangan berbentuk uang muka sebesar 5 persen.

“BP2PT ini berbentuk uang muka dan itu dibayarkan ke developer. untuk bunganya dari pihak perbankan ngikutin bunga komersil.”tuturnya

Evy mengatakan, ada120 unit rumah subsidi telah dibeli dari 830 unit yang telah dibangun.

“Kami membangun sebanyak 830 unit di Perumahan Tiara Regency, sedang yang baru keluar sekitar 600 unit, jadi masih ready stock 200 unit lagi,”pangkasnya (Fjr/hep/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *