Pengusaha Bogor Kena Tipu Rp11 Miliar

by -3.9K views
WAWANCARA: Kuasa hukum korban penipuan, Khusnul Naim, saat wawancara usai mendatangi Mapolresta Bogor Kota, kemarin.

METROPOLITAN – Memang asyik membuka pintu bisnis bersama teman. Tapi, kalau ujung-ujungnya kena tipu, itu namanya musuh dalam selimut. Roosman Koeshendarto yang melihat saudaranya Feri Nursamsi, sukses mendulang keuntungan dari investasi tiket ke luar negeri, tergiur dan ingin mencoba peruntungannya didalam investasi yang menjanjikan ini.

Tak memakan waktu lama, pada 2017, Roosman, dikenalkan oleh saudaranya Feri, kepada Rizka Mawarsari, yang mengaku sebagai agen dari sebuah travel agent Antavaya. Setelah mengenal Rizka lebih dalam, akhirnya Roosman, menaruh kepercayaan kepada seseorang yang dianggap olehnya sudah seperti teman.

Dengan nilai investasi awal sebesar Rp772 juta, Roosman, dijanjikan keuntungan yang berlipat hanya dalam jangka waktu 30 hari. Setiap bulannya, Roosman, diperlihatkan keuntungan yang mencapai 120 persen, melalui aplikasi chat online.

Demi meraup keuntungan lebih banyak, Roosman menambahkan nilai investasinyapun. Sampai suatu ketika, Roosman pun menghitung, kalau investasi yang ditanamkan olehnya sudah mencapai Rp9,7 miliar dengan keuntungan Rp209 miliar.

Rizka pun masih terus membujuk Roosman, untuk terus menanamkan investasi di bisnis ini. Untuk membujuk Roosman, dia pun mengirimkan cek dari bank BCA sebesar Rp2,5 miliar, yang ternyata cek kosong, saat ingin dicairkan oleh Roosman.

Merasa tertipu, Roosman pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresa Bogor Kota pada November 2018 silam. Setahun berselang, kasbar menggembirakan pun datang, kalau Rizka sudah ditangkap dan ditahan oleh Polda Metro Jaya.

Untuk memastikan hal tersebut, Roosman, bersama tim kuasa hukumnya, Khusnul Naim, mendatangi Mapolresta Bogor Kota pada Kamis, (28/11) kemarin.

Khusnul Naim, selaku tim kuasa hukum, mengungkapkan apresiasinya kepada pihak kepolisian yang sudah berhasil menangkap tersangka yang sudah melakukan kejahatannya sejak 2017 silam. Khusnul mengatakan, kasus yang terjadi bukan hanya soal penipuan, tetapi, juga ada unsur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Ini uangnya sudah sampai miliaran rupiah. Saya harap polisi mau mengusut tuntas semua perkara yang ada. Bukan hanya penipuan, tapi TPPU juga,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kabag Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti, membenarkan kalau tersangka sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Bahkan, saat ini Polresta Bogor Kota, sudah mengirimkan berkas limpahan ke kejaksaan. “Tinggal menunggu P21 saja,” kata Desty.

Sejauh ini, menurut catatan di Polresta Bogor Kota, hanya ada satu korban yang mengadukan, tindakan penipuan yang dilakukan oleh Rizka Mawarsari (RM). Terkait dengan penyidikan yang sudah dilakukan oleh Satreskrim Polresta Bogor Kota, Desty menjelaskan kalau sudah ada tiga saksi dari pihak korban yang dimintai keterangan dan 10 saksi lainnya yang turut dihadirkan untuk memperdalam kasus penipuan ini. Kerugian yang dilaporkan oleh korban, sebesar Rp11 miliar.

“Pelaku kami kenakan 378 KUHP dengan ancaman maksimal empat tahun penjara,” tutup Desty.(dil/c/mam)

Loading...