Rencana Penarikan Guru ASN Ditanggapi Dingin

by -3K views
ILUSTRASI: Seorang guru sedang mengajar di SDN Kedungwaringin, Kota Bogor. BKPSDA diimbau harus melakukan kajian terlebih dulu sebelum menarik guru berstatus ASN di sekolah swasta.

METROPOLITAN – Rencana penarikan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan (Dpk) di sekolah-sekolah swasta oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor,  ditanggapi dingin para guru ASN yang bertatus DPK.

 Seperti diungkapkan Abdullah guru Dpk yang pernah menjabat sebagai Kepala SMP Kosgoro Kota Bogor. Menurutnya, BKPSDA harus melakukan kajian terlebih dahulu sebelum melakukan penarikan guru-guru berstatus ASN yang ada di sekolah swasta. Pasalnya, rencana tersebut hanya beralasan karena kekurangan guru berstatus ASN di sekolah negeri.

 “Harusnya BKPSDA maupun Dinas Pendidikan  mengkaji dahulu, berapa kebutuhan guru di sekolah negeri. Kemudian guru mata pelajaran apa saja yang dibutuhkan  di sekolah negeri. Jagan sampai  guru DPK ditarik semua ke sekolah negeri, ternyata sekolah itu tidak memerlukan  keahlian mata pelajaran yang  mereka miliki. Hal ini bisa menjadi bumerang bagii guru Dpk yang ditarik ke sekolah negeri,” bebernya.

Ditegaskan Abdullah, para guru Dpk, pada prinsipnya selalu siap jika ditarik,m dengan catatan, disesuakan dengan kondisi sekolah yang baru. Misalnya, lanjut dia, sekolah yang baru membutuhkan tenaga pengajar sesuai bidang pelajararan yang dimiliki. Dirinya mengkhawatirkan, jika tanpa kajian, tenaga guru berstatus ASN menumpuk di sekolah yang sama dengan keahlian yang sama.

“Selain itu, penempatan  guru di tempat yang baru juga harus diseusikan dengan zonasi, jangan sampai rumah mereka di kawasan barat, ditempatkan di wilayah timur, atau sebaliknya. Ini akan menjadi kendala,” tuturnya lagi.

 Sementara itu, Kepala Bidang Formasi Data dan Penataausahaan Pegawai, BKPSDA Kota Bogor, Aries Hendardi, menegaskan ASN  merupakan pegawai pemerintah  dan bekerja pada instansi pemerintah.  “Makanya guru guru yang berstatus sebagai ASN, mereka juga harus bertugas di instansi pemerintah, yakni di sekolah-sekolah negeri,” ujar Aries.

Diketahui, guru berstatus ASN diperbantukan di sekolah swasta,  jumlahnya hampir mencapai 300 orang. Mulai dari guru TK, SD, SMP, SMA dan guru SMK.  (ber/ar/ suf  )