Revitalisasi Tiga SD Gagal Lelang

by -
ILUSTRASI: SDN Tajur 1 Kota Bogor merupakan salah satu sekolah yang gagal lelang untuk direvitalisasi.

METROPOLITAN – Dari 10 paket pekerjaan milik Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor yang dilelangkan pada Bagian Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, ada tiga paket pekerjaan revitalisasi Sekolah Dasar (SD) yang mengalami gagal tender. Menurut Kepala Bagian PBJ Setda Kota Bogor, Henny Nurliani, ketiga paket gagal lelang dengan berbagai alasan.

Diantaranya, revitalisasi SDN Cijahe dengan pagu anggaran Rp700 juta, SDN Tajur 1 sebesar Rp700 juta dan SDN Pamoyanan 1 dengan nilai pagu Rp1,1 miliar.

“Semua gagal tender karena tidak ada penyedia jasa yang lulus evaluasi teknis,” kata Henny.

Ia mengakui, pekerjaan-pekerjaan itu tidak dapat dilakukan tender ulang lantaran sisa waktu anggaran 2019 yang mepet untuk melakukan proses tender dan pelaksanaan. ‘Memang awalnya masuknya ke kami juga setelah lewat pertengahan tahun. Artinya sulit kalau untuk tender ulang. Kami sih bisa saja (tender ulang), tapi waktu mepet untuk pelaksanaan,” ujarnya.

Mantan Kabid Mutasi dan Pengembangan Karir BKPSDA Kota Bogor itu menambahkan, paket tersebut dikembalikan kepada OPD yang bersangkutan untuk dikaji kembali, jika memang akan dilelang kembali tahun anggaran yang akan datang. “Silahkan kaji lagi. Waktu dan nilai kontraknya,” paparnya.

Secara umum, kata dia, dari 122 paket yang dilelangkan Bagian PBJ tahun ini, 120 paket diantaranya sudah selesai dan tinggal menyisakan dua paket yang tengah berproses pembuktian kualifikasi dan upload dokumen. Dari 120 paket yang selesai, ada enam paket yang gagal tender. “Tiga diantaranya yang di Disdik itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin membenarkan adanya gagal tender pada tiga proyek revitalisasi gedung pada tiga SDN di Kota Bogor itu. Meskipun gagal lelang, ia justru mengaku tidak ada kendala apapun dalam penyusunan kerangka kerja hingga proses pengajuan lelang. Waktu mengajukan berkas tender pun disebutnya masih sesuai jadwal yang direncanakan.

“Betul gagal lelang di tiga SD itu. Kendala sepertinya nggak ada, dari pendaftar yang masuk saja yang nggak memenuhi syarat. Kalau masuknya usulan ke bagian PBJ mah sesuai yang direncanakan. Mudah-mudahan segera bisa diusulkan lagi untuk masuk tahun berikutnya,” pungkasnya. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *