Sakitnya Mencintai Suami Orang (2)

by -112 views

METROPOLITAN – Waktu berjalan begitu cepat. Tak disangka aku semakin dekat dengan dia, karena dia selalu mengantarkan aku ke mana aku dinas.

Hingga pada 3 Oktober 2015 ter­jadi masalah dengan dia dan hampir dia dikeluarkan dari perusahaan. Al­hamdulillah, dia masih diberi kesem­patan bekerja kembali dan aku mera­sakan ada yang mengganjal di hati aku.

Hati aku berkata lain. Rasa cinta mulai tumbuh. Tepat di hari ulang tahun dia ke-34 tahun, dia mengung­kapkan perasaannya kepadaku. Dengan hati senang aku menerimanya ka­rena aku mulai mencintainya.

Waktu terus berjalan dan hubungan kami tetap berjalan walaupun saat itu aku sudah mengetahui bahwa dia sudah beristri dan mempunyai anak.

Hingga pada 12 Februari 2016 aku didatangi istrinya, karena istrinya telah mengetahui hubungan kami. Di situ aku berbohong, aku bilang tidak menjalin hubungan apa-apa dengan suaminya. Aku menutupi semuanya karena aku tidak ingin ke­hilangan dia.

Walaupun hubungan kami sudah diketahui istrinya, kami tetap men­jalni hubungan terlarang sampai hu­bungan kami terlalu jauh. Tepat Agus­tus 2016 aku positif hamil 6 minggu.

Ya, aku hamil hasil hubungan ter­larang aku dengan dia. Betapa bo­dohnya aku. Memang saat itu kami sama-sama belum menginkan keha­diran anak itu, sampai akhirnya aku mengambil keputusan untuk mem­bunuh darah daging aku sendiri. (bersambung)