Tewas di Koper Terbungkus Plester

by -

METROPOLITAN – Keheningan Kampung Telukwaru, RT 01/13, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, mendadak heboh. Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas dalam koper. Lebih sadisnya, kondisi korban terbungkus plester dengan dibalut selimut.

Informasi yang dihimpun Metropolitan, penemuan mayat tersebut terjadi sekitar pukul 13:30 WIB. Saat itu warga yang tengah melintas merasa curiga dengan koper biru tua yang berada di semak-semak sedalam kurang lebih 1,5 meter.

Kecurigaan warga semakin menjadi-jadi saat mendekati koper tersebut lantaran bau busuk yang menyengat. “Iya betul ada penemuan mayat. Awalnya kita dapat laporan dari warga sekitar pukul 13:30 WIB. Selanjutnya petugas datang ke lokasi pukul 14:00 WIB,” kata Camat Nanggung Ae Saepuloh.

Ia menuturkan, mayat itu ditemukan berada di semak-semak tak jauh dari permukiman warga, dengan posisi kedua kaki terlipat dan tangan terikat lakban, terbungkus selimut dan plastik hitam serta berbalut karung berwana putih dengan campuran corak garis hijau, sebelum dimasukkan koper biru tua.

Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena membenarkan temuan jenazah dalam koper tersebut. Ia mengatakan, jenazah tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kramatjati untuk keperluan autopsi.

Sementara itu, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti dan mencari keluarga korban. “Sudah dibawa ke RS Kramatjati. Upaya yang telah dilakukan Sat Reskrim yaitu evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta fokus mencari keluarga korban,” tandasnya.

“Laki-laki sudah berumur. Belum diketahui detail identitas mayat tersebut. Kami juga masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab tewasnya pria itu,” tambahnya.

Sekadar diketahui, penemuan mayat misterius di Kampung Teluk Waru menjadi perbincangan hangat warga, termasuk di media sosial. Video berdurasi 1 menit 38 detik menghebohkan netizen. Video menggambarkan proses evakuasi pengangkatan jenazah yang dilakukan aparat keamanan.

Salah seorang warga, Aji Satir Sarkas, menyebut dengan adanya kejadian ini, maka daerah di sana harus lebih dikontrol lagi (keamanannya). Warga lain menyebut tertarik sosok yang jahat pasti akan terkena azab. “Biadab, moga Allah memberikan balasan setimpal,” komentar Muhamaf Isnaeni.(ogi/c/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *