Tuhan, Aku Menyesal Telah Berselingkuh (Habis)

by -130 views

METROPOLITAN – Nasi sudah menjadi bubur, aku hanya bisa menangisi kesalahanku. Aku sangat menyesal telah mengkhianati suamiku yang ternyata setia. Perlahan suamiku bangkit dari kesakitannya, kami saling berjanji untuk tidak menyakiti lagi satu sama lain, kami berjanji untuk memulai semua dari nol dan melupakan apa yang pernah terjadi. Termasuk aku berjanji untuk tidak mengulangi kesalahanku lagi.

Aku bertaubat kepada Allah SWT, berjanji untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi, menjadi istri sekaligus ibu yang lebih bertanggung jawab lagi. Aku membersihkan hatiku dari rasa curiga dan cemburu yang berlebihan.

Satu tahun berlalu, perlahan sua­miku bisa melupakan kesalahanku. Setelah kejadian itu suamiku berubah menjadi lebih baik lagi, dia sangat perhatian terhadapku dan keluarga kecil kami. Kami kembali saling per­hatian satu sama lain.

Suamiku sekarang selalu mengan­tarku kemanapun aku mau. Aku sang­at bahagia, walaupun sampai sekarang aku masih sangat menyesali perbua­tanku, semua menjadi beban pikiran­ku. Kesalahan hidup yang tak pernah bisa aku lupakan saat aku terjerumus di lubang hitam, di lubang kehinaan. Kesalahan seorang istri yang mengk­hianati suami yang setia.

Kejadian itu seolah memberi tam­paran yang sangat keras kepadaku dan suamiku. Pelajaran yang sangat berharga untuk kami, bahwa quality time itu sangat penting bagi sebuah keluarga, dan keluarga itu harus diu­tamakan. Serta jangan mudah percaya kepada gosip atau omongan orang lain yang belum tentu benar, semua masalah harus dibicarakan baik-baik dan jangan mengambil keputusan tanpa ada klarifikasi atau penjelasan yang akurat dari pasangan kita. Ke­terbukaan antara suami istri itu sangat penting untuk membangun kepercayaan.

Kini aku tengah hamil 8 bulan, kami tengah menunggu kelahiran anak kedua kami yang di perkirakan lahir setelah lebaran nanti. Semoga per­salinanku lancar dan anakku sehat.

Inilah kisahku semoga kejadian ini tidak terjadi pada perempuan lain. Karena penyesalan itu beban dan tidak mudah dilupakan.(fim/rez)