Tuntaskan Janji Kampanye di 100 Hari Kerja

by
AKRAB: Kepala Desa Cilebut Barat H Dasuki foto bersama anggota Polsek Sukaraja.

METROPOLITAN – Kurang dari satu bulan setengah lagi Dasuki akan dilantik Bupati Bogor Ade Yasin bersama 272 kepala desa (kades) se-Kabu­paten Bogor. Dasuki terpilih sebagai kades Cilebut Barat periode 2019-2025.

Dasuki menuturkan, setelah pelantikan dan mulai duduk di kantor desa, ia akan fokus pada seratus hari kerja per­tama. Prioritasnya mengen­taskan janji kampanye yang disuarakan saat itu.

”Ya harus direalisasikan. Saya akan lihat, baca dan pelajari terlebih dahulu. Intinya seratus hari kerja akan dioptimalkan,” kata putra daerah Kampung Batugede, RT 03/07, itu ke­pada Metropolitan, kemarin.

Ia mengaku terdapat empat poin janji kampanye yang akan digulirkan selama menjabat. Seperti memprioritaskan ke­beradaan lahan makam. Men­urutnya, di Cilebut Barat per­mukiman penduduk sudah padat.

Kendati begitu, lahan makam sangat perlu. Sebab, lahan pemakaman menjadi tempat akhir berpulang sesungguhnya.

”Ini prioritas. Nanti akan di­matangkan saat seratus hari kerja berjalan,” ucapnya.

Poin kampanye selanjutnya, sambung Dasuki, yaitu kebe­radaan mobil ambulans desa. Tentu keberadaan kendaraan ini sangat menopang kebutuhan penduduk desa yang hendak menuju fasilitas kesehatan.

”Mobil ini sangat dibutuhkan. Jangan sampai warga terbe­bankan dengan tidak adanya mobil ambulans desa,” ujarnya.

Sementara itu, seluruh pro­gram tersebut didukung penuh Tim Penenangan H Dasuki, Iwan Setiawan. Ia berharap dengan terpilihnya H Dasuki dapat membuat perubahan yang dapat dirasakan di tengah masyarakat.

”Saya sangat me­nyambut baik amanah keper­cayaan masyarakat Desa Cile­but Barat. Inshya Allah ke depan akan lebih maju,” katanya.

Sementara itu, untuk pelaya­nan aparatur desa akan lebih ditingkatkan.

“Yang kemarin belum tentu tidak baik. Namum akan lebih dioptimalkan lagi,” ujarnya.

”Jadi akan kami laya­ni benar-benar maksimal, dan kita akan lebih permudah seluruh pelayanan yang ada untuk kepentingan masyarakat desa. Karena bagaimanapun, kita sebagai bentuk pelayanan masyarakat, jadi kita siap me­layani apa pun dan yang di­keluhkan warga desa,” pung­kasnya. (yos/b/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *