Wali Kota Ajak HMI Tangkal Radikalisme

by -
PENUTUPAN: Wali Kota Bogor Bima Arya hadir dalam penutupan LK II HMI MPO Cabang Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Minggu (3/11).

METROPOLITAN – Wali Kota Bogor Bima Arya hadir dalam penutupan Interme­diate Training (LK II) Him­punan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bogor.

Ia menga­jak rekan-rekan HMI MPO untuk bersama-sama menja­dikan Kota Bogor sebagai kota yang toleran dan ber­sama Pemerintah Kota (Pem­kot) Bogor ikut terlibat dalam melawan radikalisme.

“Dalam menangkal radikalisme, pro­gram-program penanaman nilai pluralisme dan kebera­gaman di tengah-tengah ling­kungan masyarakat juga ha­rus lebih masif,” ujar Bima.

Bima mengingatkan pen­tingnya kebersamaan dan persatuan sebagai sesuatu yang mahal. Karena itu, diri­nya mengajak untuk terus menjaga dan merawat ke­duanya.

Baik antar-rekan dalam organisasi maupun dengan pemerintah. Perbe­daan itu suatu keniscayaan, tapi kebersamaan harus dip­erjuangkan.

“Tugas panggilan sejarah kita adalah menjaga agar bangsa ini untuk tetap berada di tengah. Yang sudah selesai kita pegang bersama-sama, yang belum selesai mari kita selesaikan bersama-sama. Kemacetan, kemiskinan dan kualitas pendidikan itu yang belum selesai dan men­jadi hal yang mendesak,” tegas Bima.

Ajakan lain yang disampai­kan Bima juga adalah para generasi penerus bangsa un­tuk bisa membaca tanda-tanda zaman supaya mampu keluar sebagai pemenang.

“Dalam konteks tersebut, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, tidak terkecuali saya sebagai wali kota, harus bisa membaca tanda-tanda zaman itu ber­gerak ke arah mana,” jelasnya.

Selain kaderisasi, HMI MPO menurut Bima juga harus fokus pada kompetensi. Belajar dari cerita-cerita kegagalan dan keberhasilan. (*/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *