Walikota Bogor Pertanyakan Penyelesaian TPST Nambo

by -32 views
SIDAK: Wali Kota Bogor, Bima Arya, saat sidak ke TPST Nambo, Rabu (14/11).

METROPOLITAN – Walikota Bogor, Bima Arya melakukan sidak ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada Rabu (14/11). Ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memastikan penyelesaian tempat pembuangan sampah baru bagi Kota Bogor.

Bima Arya menuturkan, pemkot membutuhkan kepastian terkait penyelesaian TPST Nambo, karena ada beberapa skenario atau opsi terkait pengelolaan sampah di Kota Bogor. “Saya ingin mengetahui progres pembangunan TPST Nambo ini. Karena, pemkot harus menghitung pengelolaan anggaran. Karena harus sesuai rencana terkait pengelolaan sampah di kota Bogor,” kata Bima di lokasi TPST Nambo.

Sesuai perjanjian awal, pemkot mempunyai jatah kuota pembuangan sampah ke TPST Nambo 500 ton perhari, Kabupaten Bogor 600 ton, Tangerang Selatan 500 ton, dan Depok 700 ton per hari.

Kata Bima, terkait pembangunan hingga pengelolaan TPSP Nambo sepenuhnya dikelola Pemprov Jabar. Untuk itu, katanya, pemkot perlu mengetahui kejelasan penyelesaian pembuangan sampah akhir di Nambo.

“Saya kira masing-masing wilayah (kota/kabupaten Bogor, Depok, Tangsel) punya skenario terkait pengelolaan sampah. Pemkot pun mempuyai opsi perpanjangan TPA Galuga, kita juga punya opsi untuk kerja sama dengan swasta. Tapi ya itu, kami harus pastikan dulu ke pemprov,” ucap dia.

Dalam waktu dekat, Bima pun akan menanyakan langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil). Karena pemkot akan menganggarkan Rp12 miliar untuk kompensasi (tipping fee) ke TPSP Nambo tahun depan.

“Saya secepatnya berkomunikasi dengan kang Emil untuk memita kejelasan penyelesaian TPSP Nambo. Pak gubernur kapan? Apabila bisa diestimasi, bila selesainya kapan? Bila tidak, ada kemungkinan juga kami mengelola sampah mandiri dengan beberapa kerjasama,” ujar Bima. (ber/rez)

Loading...