Antisipasi Kepadatan ‘Puncak Berzikir’ di Attaawuun

by -
TINJAU: Kapolres Bogor AKBP Muhamad Joni didampingi Kasat Lantas AKP Fadli Amri saat meninjau jalur Puncak.

METROPOLITAN – Memasuki akhir tahun, diperkirakan kondisi arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak mulai mengalami kepadatan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan puncak tidak hanya dipadati oleh wisatawan yang berlibur untuk menghabiskan malam akhir tahun, sebab hari ini (30/12) setiap tahunnya di wilayah Puncak digelar keagamaan bertema “Puncak berzikir”. Kegiatan tersebut rutin diadakan di Masjid At taawun, Puncak, Kabupaten Bogor.

Laporan : Ryan Muttaqien

Kegiatan Puncak Berzikir bakal dimulai sejak pukul 18:00 WIB hingga pukul 02:00 WIB, yang dihadiri ribuan jamaah baik dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor maupun dari luar Bogor, yang akan datang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan luas bangunan masjid hanya 300 meter persegi dan minimnya lahan parkir, dipastikan bakal menghadirkan krodit di seputaran lokasi.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan Satlantas Polres Bogor, jamaah yang akan hadir tidak akan tertampung seluruhnya di dalam lokasi masjid, sehingga bakal akan memenuhi luar lokasi masjid. Minimnya tempat parkir akan memaksa kendaraan parkir menggunakan badan jalan, sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas di seputar lokasi kegiatan.

“Selain itu banyaknya PKL yang berjualan di pinggir-pinggir jalan sehingga menutupi arus kendaraan di kedua arah. Beberaapa antisipasi yang dilakukan kami untuk menghindari kemacetan lalu lintas di lokasi yaitu menyiapkan kantung parkir dibeberapa tempat, seperti Gunung Mas, Riung Gunung dan Gantole,” kata Kasatlantas Polres Bogor AKP Fadli Amri.

Ia menambahkan, ada juga himbauan terkait kegiatan tersebut, dengan melaksanakan kanalisasi mulai dari Gunung Mas sampai dengan perbatasan Cianjur. Bila diperlukan, kata dia, melaksanakan pengalihan arus di tol, melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk menghindari kemacetan yang terjadi di jalur puncak dapat melalui jalur alternatif seperti jalur Sukabumi atau lewat Cariu, Jonggol dan Cibubur.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, apabila memang tidak terlalu urgent atau penting, bisa mengalihkan perjalanannya menggunakan jalut alternatif. Karena di prediksi pada saat perayaan ‘Puncak Berdzikir’ akan menimbulkan kemacetan yang cukup panjang,” tutupnya. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *