Bupati Dorong Perempuan Jadi Pelapor Perdamaian

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperingati Hari Ibu ke-91 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin (23/12). Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan HUT ke-27 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ini dipimpin langsung Bupati Bogor Ade Yasin.

Ade Yasin menyampaikan perempuan dan laki-laki mempunyai kesempatan dan hak yang sama. Sebagai manusia, kedunya bisa menjalankan peran dan berpartisipasi dalam segala sektor,

baik itu politik, hukum, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, pertahanan keamanan serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan.

Kondisi inilah yang harus selalu di tumbuh kembangkan, kondisi yang disebut kesetaraan gender. “Peran perempuan di dunia pada masa ini semakin penting, karena dari segi jumlah,

hampir separuh penduduk Indonesia adalah perempuan. Artinya kontribusi perempuan sangat berpengaruh terhadap produktivitas nasional,” katanya.

“Terlebih dalam menghadapi bonus demografi yang saat ini sedang dialami oleh Indonesia, membuat peran perempuan di sektor publik harus di tingkatkan,” sambungnya.

Menurutnya, perempuan merupakan tiang negara. Jika perempuan kuat maka semakin kokoh sebuah negara. Dan jika perempuan rapuh maka rapuhlah negaranya. Karena itu, fenomena ini menunjukkan betapa penting perempuan dalam kemajuan bangsa dan negara menuju bangsa yang sejahtera dalam mencapai kesetaraan peran perempuan dan laki-laki masih menemukan banyak hambatan.

“Untuk itu program-program terkait pemberdayaan perempuan harus terus kita tingkatkan, sehingga kedepan kaum perempuan semakin berdaya, melalui peningkatan pemberdayaan perempuan melalui kewirausahaan, peningkatan peranan keluarga dalam pendidikan anak serta meningkatkan peran perempuan sebagai pelapor perdamaian untuk keadilan dan kesetaraan,” ucapnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Ibu yang ke-91 menjadi penting bagi Pemkab Bogor. Sebab, akan mempersiapkan kembali penilaian kabupaten/kota responsif gender dalam peraihan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Penghargaan ini diberikan kepada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang dinilai berhasil dalam melaksanakan program pemberdyaan dan perlindungan perempuan secara berkesinambungan melalui pengintegrasi isu gender ke dalam pembangunan.

“Dengan itu kami memohon kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, organisasi perempuan, organisasi profesi serta dunia usaha untuk ikut andil dan kerja keras hingga kerja cerdasnya, sehingga kita dapat memperoleh penghargaan tersebut dengan kategori lebih tinggi (Mentor) ataupun mempertahankan penghargaan tersebut di Kategori yang sudah didapatkan, yaitu kategori utama,” ujarnya. (*/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *