Disdik Kota Bogor Gelar Acara Gebyar Anak Istimewa

by -
MERIAH: Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, saat memberi sambutan di acara Gebyar Anak Istimewa, kemarin.

METROPOLITAN – Memperingati Hari Anak Indonesia (HAI), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, menggelar acara Gebyar Anak Istimewa, kemarin. Acara tersebut, merupakan bentuk apresiasi kepada para siswa Sekolah Dasar (SD) yang memiliki kebutuhan khusus.

Sebanyak 76 siswa mengikuti kegiatan yang digelar di Aula Disik Kota Bogor tersebut. Berbagai penampilan juga dipertunjukkan murid-murid berkebutuhan khusus ini. Mulai pertunjukan alat musik angklung sampai tari-tarian daerah, seperti Tari Jaipong dan tarian khas Papua.

Kepala Seksi Kurikulum SD Disdik Kota Bogor, Yayah Komariah, mengatakan semua pelajar di Kota Bogor memiliki hak yang sama, mulai dari pendidikan sampai hak partisipasi dalam mengembangkan bakat dan minatnya.

“Anak-anak ini tidak boleh dibedakan, saya yakin kalau pendidikan sudah membaik, maka mereka ini pasti bisa menjadi anak-anak yang hebat dan pemimpin yang hebat,” jelas Yayah.

Pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Bogor, diakui masih kurang oleh Kepala Disdik Kota Bogor, M Fachrudin. Menurut pria yang akrab disapa Fahmi, setiap tahunnya, Disdik Kota Bogor terus berbenah dalam memberikan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Mulai sekarang kami sudah menerapkan semua sekolah di Kota Bogor, mau menerima anak-anak istimewa ini, agar terjadi kesetaraan hak bagi semua anak di Kota Bogor,” terangnya.

Soal kualitas pendidik, setiap tahunnya, Disdik Kota Bogor selalu memberikan pelatihan kepada para guru di setiap sekolah untuk menjadi guru pendamping anak-anak istimewa. Pelatihan yang diberikan sendiri, diharapkan bisa membuat para pendidik lebih memahami karakter anak-anak. Sebab setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda.

“Jadi mereka (guru, red) diperkenalkan kepada keistimewaan tersebut. Kurikulum yang kami berikan juga berbeda. Setiap sekolah harus memiliki minimal tiga guru untuk menjadi pembimbing,” lanjutnya.

Kegiatan yang berlangsung setahun sekali ini, juga mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat. Kegiatan yang sangat positif ini diharapkan bisa dilakukan tiga kali dalam setahun. Selain sebagai bentuk apresiasi, Gebyar Anak Istimewa ini juga bisa menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Bogor.

“Suksesnya acara ini adalah bukti kalau anak-anak kita memang memiliki bakat yang sangat hebat. Sekarang tinggal kembali kepada para pendidik untuk mengasah dan memahami keadaan anak-anak ini,” pungkasnya.

Pada acara tersebut, Ade mendapatkan sebuah kenang-kenangan dari anak-anak berkebutuhan khusus berupa gambar tokoh pewayangan Gatot Kaca. (dil/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *