Evaluasi Sengketa Pemilu 2019, Putusan Bawaslu Jabar Dianggap Sudah Kuat

by -12 views

METROPOLITAN.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Evaluasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu 2019 di Hotel Lorin Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/11). Evaluasi dilakukan bersama Bawaslu kabupaten/kota dan perwakilan pemerintah daerah.

Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah Dahlan mengatakan, rakernis ini menjadi forum Bawaslu untuk menilai proses penyelesaian sengketa selama Pemilu 2019.

Setidaknya, ada 34 permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) saat pemilu lalu. Dari jumlah terdebut, hanya 1 yang dikabulkan MK yaitu di Kabupaten Bekasi. Selebihnya, dianggap sudah diselesaikan di tingkat provinsi oleh Bawaslu.

“Ini bagian dari cara Bawaslu dalam komitmen penegakkan hukum pemilu. Dalam beragam perspektif, menunjukan bahwa pemilu di Jabar terkawal pada aspek penegakan hukumnya,” kata Abdullah.

Selain itu, hasil putusan gugatan MK itu mengonfirmasi legitimasi putusan Bawaslu atas perkara-perkara yang masuk.

Hal itu diperkuat ketika ada pihak yang melanjutkan gugatan ke PTUN. Hasilnya semua ditolak seperti apa yang sudah diputuskan Bawaslu sebelumnya.

“Ke Bawaslu RI juga tidak ada koreksi, sehingga keputusan Bawaslu dalam proses ini menjadi bagian yg legitimate atau sah hasil putusannya. Di sisi lain, Bawaslu telah membangun aspek sistem peradilan pemilu yg betul-betul mengacu pada sistem peradilan pemilu modern. Kita ingin membangun sistem yang prosesnya terbuka dan transparan,” terangnya.

Senada, Komisioner Bawaslu Jawa Barat Divisi Sengketa Yulianto mengaku kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa sudah berjalan cukup baik.

Meski demikian, masih ada hal-hal yang menjadi catatan untuk perbaikan ke depan.

“Ini menguatkan bahwa proses pemilu di Jabar kemarin secara formil sudah berjalan cukup baik. Lewat Rakernis ini, kita juga menyiapkan penyelesaian sengketa untuk Pilkada 2020,” pungkasnya. (fin)

Loading...