Gagal Wisuda Usai Tabrakan Maut

by -215 views
RINGSEK: Dua unit sepeda motor adu ban-teng di kawasan Ciputat Timur hingga men-gakibatkan satu orang tewas.

METROPOLITAN – JAKARTA Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bernama Nurul Faqih tewas setelah terlibat kecelakaan di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten dini hari tadi. Korban tewas sesaat jelang diwisuda.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando menuturkan, kecelakaan terjadi di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur tak jauh dari Gedung Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta sekitar jam 05.00 WIB tadi.

Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bernopol E 6267 QI terlibat adu banteng dengan pengemudi Honda Scoppy bernopol B 6244 WRW bernama Wahyu. Saat itu, Wahyu melaju dari arah timur atau Legoso.

“Sesampainya di TKP (depan Bens Radio), diduga hilang kendali kekanan karena kondisi jalan yang menikung, sehingga menabrak korban yang membawa Vixion E 6267 QI,” kata Bayu saat dikonfirmasi, Minggu (1/12/2019).

Akibat kejadian itu, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Dia ini ngebut, Mas. Jadi kayaknya dia tuh mabuk. Bawa motor juga oleng-oleng,” kata Sumini yang berjualan di sekitar lokasi.,

Sumini menambahkan, kecelakaan itu membuat pengandara Scoopy jatuh tersungkur yang diduga mengakibatkan patah tulang. Selain itu, yang dibonceng mengalami luka di bagian mulutnya.

“Tadi mulut yang dibonceng ngeluarin darah, tapi dia malah nyeret-nyeret temennya yang bawa motor. Padahal temennya enggak bisa gerak. Dia panik, terus lari-lari sempoyongan,” imbuhnya.

Dugaan itu diperkuat karena sebelum kecelakaan terjadi, pelaku sempat terlibat keributan di sekitar lokasi.

“Jadi tadi tukang ayam makan di sini (warung miliknya), terus bilang kalau dia (pelaku) tadi ribut di dekat Sekolah Nusantara,” tuturnya.

Sumini mengatakan, sebenarnya pelaku telah diincar oleh warga sekitar lantaran tingkah lakunya yang meresahkan. 

“Orang sini mah sebetulnya udah kesal, udah mengincar dia dari semalem. Dia bolak-balik, sambil bawa motor seenaknya, keadaan mabuk, terus berisik banget knalpotnya,” terangnya.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Dady Arsha mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. 

“Karena kita belum tahu informasi yang jelas, terkait kronologis, data kedua pihak yang terlibat, dan sebagainya. Kita akan dalami terlebih dahulu,” singkatnya.

Sementara, melalui akun Instagram @uinjktofficial, pihak kampus menyampaikan duka cita mendalamnya atas kepergian Faqih.

“Innalillahi wainna ilaihi roojiun. Selamat jalan saudaraku Nurul Faqih bin Hasanudin (Fakultas Psikologi), hari ini adalah hari wisudamu, tapi Allah Yang Maha Kasih lebih dulu memanggilmu untuk menghadapNya. Semoga Allah SWT memberikan tempat bagimu di sisiNya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran,” tulis postingan tersebut.

Sementara pada acara wisuda yang berlangsung pukul 09.00 WIB, Imam Rosyadi selaku kakak almarhum naik ke atas panggung mewakili adiknya yang tewas. Dalam video yang diunggah akun Instagram UIN Jakarta, Imam berjalan menuju atas panggung dan menerima ijazah Faqih dari Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis.

Riuh tepuk tangan bergemuruh seraya penghormatan untuk Nurul Faqih dan kepada pihak keluarga yang mewakili.

“Yang mewakili menerima oleh kakaknya bernama Imam Rosyadi. Tentu kami sangat berduka atas kecelakaan yang menimpa anak didik kami,” terang Humas UIN Samsudin. (feb/run)

Loading...