Habib Penghina Wapres Digarap Bareskrim

by -
CERAMAH: Habib Jafar Shidiq saat memberi ceramah hingga pernyataannya jadi viral.

METROPOLITAN – DEPOK Habib Jafar Shodiq ditangkap Bareskrim Polri karena diduga menghina Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan sebutan ‘babi’.

Jafar ditangkap di kediamannya di Cimanggis Depok pada Kamis (5/12) dini hari.

Ketua Rt setempat Witutu menuturkan penangkapan terjadi pada Kamis (5/12) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dia mengantarkan polisi ke rumah Jafar Shodiq yang berada di depan Witutu.

“Malam jam satuan, tadi malam. Ya kebetulan kan rumahnya depan rumah saya, sebagai RT saya antar ke rumah beliau (Jafar Shodiq). Kebetulan beliau tidak ada di rumah, sekitar jam 12-an Pak Jafar nya datang dan saya ajak ke rumah. Jadi setelah itu dikasih tunjuk surat-suratnya, sprin tugasnya dan dibawa ke mabes,” katanya.

Saat ini, Jafar masih diperiksa intensif.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, mengatakan laporan dari Rabithah Babad Kesultanan Banten telah diterima oleh SPKT Bareskrim Polri dan akan ditindaklanjuti. Namun, sebelumnya, Habib Jafar sudah lebih dulu ditangkap berdasarkan laporan tipe A.

“Sebelumnya kita sudah membuat laporan model A, yang karena ada nambah siber ya. Kemudian dari siber kemarin mengamankan seorang laki-laki dengan inisial JS,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Jafar diamankan di kediamannya di Depok. Hingga saat ini, dia masih diperiksa oleh Dirtipidsiber Mabes Polri.

“Yang bersangkutan saat ini masih dalam pemeriksaan oleh siber Mabes Polri. Jadi untuk hasil keterangan, kita belum mendapatkan. Intinya bahwa yang bersangkutan sudah kita amankan dan sedang dalam proses pemeriksaan,” ucapnnya.

Sebelumnya dalam video yang beredar luas di media sosial, Habib Jafar awalnya berbicara mengenai sebuah riwayat pada zaman Nabi Musa. Habib Jafar menuturkan ada seseorang yang belajar ilmu agama tapi ilmu tersebut digunakan untuk mengejar urusan dunia. Atas hal itu, menurut Habib Jafar, Allah SWT menjadikan orang tersebut sebagai babi.

Habib Jafar mengatakan Nabi Musa kaget akan hal itu dan berdoa kepada Allah agar mengembalikan babi tersebut menjadi manusia. Barulah Habib Jafar menyinggung ustaz-ustaz bayaran di era sekarang. Dia juga bertanya kepada jemaah mengenai sosok Ma’ruf Amin.

“Maka kalau ada zaman ustaz-ustaz sekarang andai kata ada ustaz-ustaz bayaran, ada ustaz-ustaz target yang di zaman Nabi Muhammad SAW, hidup di zaman Nabi Musa AS sudah berubah menjadi seekor babi,” ujar Jafar.

“Berarti ustaz-ustaz bayaran apa? (Dijawab jemaah: babi). Apa? (Babi). Apa? (Babi). Saya tanya Maruf Amin babi bukan? (Dijawab jemaah: babi). Babi bukan? (Babi),” kata Jafar disambut teriakan jemaah.

Jafar sendiri mendapatkan pembelaan dari Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) yang berencana memberikan pendampingan hukum. Sekjen Korlabi Novel Bamukmin menganggap penangkapan Jafar sebagai kriminalisasi ulama.

“Tanggapan saya sebagai praktisi hukum dari beberapa tim advokat yang saya bergabung termasuk saya sebagai Sekjen Korlabi penangkapan ini diduga bermuatan politis dan diduga juga kriminalisasi ulama. Karena di saat umat Islam fokus dengan kasus yang diduga penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati dan Muwafiq yang tidak ditangkap oleh pihak kepolisian yang diduga MUI pun bermain,” katanya. (de/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *