Komisi IV Pastikan Proyek Puskesmas Cicangkal Sudah Rampung

by -17 views
TINJAU: Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor meninjau Puskesmas Cicangkal Rumpin, kemarin. Mereka ingin memastikan semua pekerjaan sudah rampung.

METROPOLITAN – RUMPIN Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor meninjau proyek revitalisasi Puskesmas Cicangkal, Desa Tamansari Kecamatan Rumpin. Dalam peninjauan tersebut, para wakil rakyat tampak didampingi kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Sumber Daya Kesehatan serta Kepala UPT Puskesmas Cicangkal.

Anggota legislatif ini juga melakukan peninjauan ke sejumlah ruangan dari gedung baru pusat pelayanan kesehatan masyarakat tersebut.

Ketua tim dalam kunjungan tersebut, Ridwan Muhibi, mengatakan, peninjauan yang dilakukan Komisi IV tersebut bertujuan memastikan progres kinerja proyek revitalisasi gedung puskesmas yang sempat terlambat dari jadwal penyelesaian.

“Kami melihat secara langsung agar mendapat bukti konkret progres kerja para penyedia jasa, terutama pada Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Politisi Partai Golkar ini juga menegaskan, Komisi IV sangat intens mengawasi berbagai kegiatan proyek agar dapat terlaksana dengan baik dan sesuai kontrak kerja yang sudah dibuat. Dia menambahkan, pengawasan dari dewan tersebut adalah bagian dari upaya mendukung program Panca Karsa Pemerintah Kabupaten Bogor untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Jadi berbagai kegiatan di sejumlah dinas akan terus kami awasi. Berbagai temuan yang kami dapati akan menjadi bahan evaluasi ke depan.” Tegasnya.

Sedangkan anggota Komisi IV lainnya, Ruhiyat Sujana mengatakan, adanya kegiatan proyek infrastruktur di sejumlah dinas, harus dikerjakan secara maksimal agar jangan sampai merugikan rakyat. Apalagi jika infrastruktur tersebut merupakan pemenuhan kebutuhan pokok dan pelayanan dasar hak masyarakat seperti sarana prasarana kesehatan atau pendidikan.

“Kami imbau semua penyedia jasa jangan main-main. Begitupun dinas terkait dan konsultan pengawas, harus lebih ketat mengawasi. Jika masih ada kontraktor proyek lelang yang main-main, maka kami akan rekomendasikan untuk di-black list saja,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Sementara Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang SDK Dinkes Kabupaten Bogor, dokter Trisna Widya Bangun, mengatakan, proyek puskesmas memang sempat ada keterlambatan penyelesaian pekerjaan.

Namun pihak pelaksana kegiatan sudah bertanggung jawab untuk segera menyelesaikan pekerjaan serta sudah membayar denda keterlambatan sesuai aturan dalam kontrak kerja.

“Tidak ada kerugian uang negara. Semua sudah diselesaikan dan pihak kontraktor juga sudah menyanggupi dan membayar denda,” pungkasnya. (sir/b/els)

Loading...