Kontraktor Proyek Puskesmas Cicangkal Harus Bayar Denda

by -51 views
NGECEK: Petugas Dinkes Kabupaten Bogor mengecek sejumlah ruangan pada proyek pembangunan gedung Puskesmas Cicangkal.

METROPOLITAN – RUMPIN Monitoring atau pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Cicangkal, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin dilakukan oleh Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Bogor.

Menurut Ketua Tim Monitoring Trisna, pengecekan dilakukan dengan melihat semua ruangan mulai dari setiap sisi, pintu, jendela, ruangan perawatan dan lainya. Hal itu dilakukan agar mengetahui apakah proses pekerjaan sudah sesuai dengan RAB dalam kontrak. Trisna mengatakan, semua pekerjaan sudah 100 persen rampung dan tinggal menunggu proses serah terima.

“Nanti akan disurvei kembali Komisi III DPRD. Memang ada keterlambatan pembangunan Puskesmas Cicangkal karena sesuai SPK tanggal 23 November kemarin seharusnya sudah selesai,” ujar Trisna kepada Metropolitan, kemarin.

Sebelumnya, proyek revitalisasi Puskesmas Cicangkal menggunakan dana APBD sebesar Rp1,8 miliar harus dilaksanakan selama 150 hari. Pengerjaan yang dimulai 7 juni 2019 harus selesai pada 23 November 2019.

Karena ada keterlambatan pekerjaan proyek, pihak Dinkes sudah memanggil pihak pelaksana pembangunan dan membuat kesepakatan mengenai adanya denda serta nominal denda yang harus ditanggung. Dari penjelasan kontraktor proyek, keterlambatan terjadi akibat beberapa hal diantaranya pelaksanaan pembongkaran bangunan lama dan keterlambatan bahan material.

“Namun pihak pelaksana dan Dinas Kesehatan sudah ada kesepakatan bahwa sanksi atas keterlambatan tersebut diselesaikan dengan adanya denda,” pungkasnya. (sir/b/els)