Pakansari Siap Sambut Piala Dunia

by -24 views

METROPOLITAN – Setelah ditetapkan menjadi venue perhelatan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, berbagai persiapan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mempercantik Stadion Pakansari. Salah satunya dengan memperkuat anggaran.

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor 2020, Pemkab Bogor menambah besaran anggaran revitalisasi stadion, yang semula hanya Rp110 miliar menjadi Rp250 miliar. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, anggaran tersebut nantinya akan diperuntukkan guna sejumlah program. Seperti meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, penataan taman kota, menata marka jalan hingga merevitalisasi kembali sarana dan prasarana Stadion Pakansari yang memang perlu kembali dibenahi.

Rencananya, anggaran tersebut akan dipecah di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informasi, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hudup hingga Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor.

Tak hanya revitalisasi dan pemantapan sarana prasarana stadion, Pemkab Bogor juga berencana menjadikan even bergengsi ini sebagai jembatan memperkenalkan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Bogor.

Pariwisata, kerajinan, budaya hingga beragam kerifan lokal lainnya, bakal ditonjolkan pemerintah pada even Piala Dunia U-20 2021 nanti. “Tentu saya sangat menginginkan even ini bisa memberikan dampak besar untuk Kabupaten Bogor,” harap Ade Yasin.

Ade mengaku pihaknya sudah memberikan instruksi kepada dinas-dinas terkait untuk menyiapkan segala sesuatunya dalam menyambut even besar ini. Bahkan ia juga sudah meminta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor menyiapkan sejumlah paket promosi menarik untuk minat para tamu nanti.

“Tentunya even ini harus punya dampak untuk memajukan pariwisata, potensi, ekonomi Kabupaten Bogor. Kita juga sudah tugaskan dinas dan pihak terkait untuk menginventarisir hotel dan potensi wisata yang ada, khususnya fasilitas hotel dan penginapan yang layak untuk para pengunjung piala dunia nanti,” tuturnya.

Tak hanya pariwisata, sambung Ade, pihaknya juga bakal meminta panitia pelaksana Piala Dunia agar menyediakan tempat bagi para pelaku ekonomi dan bisnis yang tergabung dalam UMKM dan Koperasi Kabupaten Bogor agar bisa ikut menjajakan dagangannya.

Tak tanggung-tanggung, Ade akan berusaha agar panitia memberikan izin kepada Pemkab Bogor dalam pembuatan dan penyediaan merchandise resmi Piala Dunia 2021 nanti.

“Agar efek dari Piala Dunia ini tidak hanya kepada sport, tourism, melainkan menghidupkan potensi kerajinan dan pelaku bisnis di Kabupaten Bogor. Jadi saya ingin warga tidak hanya menjadi penonton saja, tapi juga ikut memeriahkan dan merasakan dampak dari even ini,” tutupnya. (adv)

Loading...