Rekayasa Jalur Puncak, Pagi One Way, Siang Kanalisasi 2:1

by -34 views

METROPOLITAN.id – Uji coba rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak dengan sistem Kanalisasi 2:1 bakal kembali dilakukan, Sabtu (7/12).

Berbeda dari sebelumnya, uji coba kali ini dilakukan mulai siang hari pukul 12.00 – 16.00 WIB. Pagi harinya, one way atau sistem satu arah tetap diberlakukan seperti biasa.

Rangkaian persiapan uji coba akan dimulai pukul 06.30. Penempatan traffic cone dilakukan siang hari. Sementara pukul 07.00 WIB, mulai dilakukan penutupan arus kendaraan dari arah atas (Cianjur) yang menandai pemberlakuan one way ke atas.

“Yang menjadi pembeda dengan uji coba pertama adalah, kami tetap memberlakukan one way di pagi hari. Karena memang arus kendaraan yang naik di sabtu pagi itu lebih banyak. Namun di siang hari arus kendaraan yang turun tidak sebanyak Minggu, sehingga akan kita uji coba 2-1,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri.

Langkah itu dilakukan agar tidak ada kendaraan yang tertahan dari Jagorawi menuju Puncak. Selama uji coba, akan ada rekayasa di persimpangan-persimpangan untuk mengurangi perpotongan arus.

“Perlu penekanan kepada masyarakat bahwa di pagi hari dari jam 08.00-12.00 berlaku one way naik. Kemudian selanjutnya jam 12.00-16.00 uji coba 2:1, 2 lajur turun, 1 lajur naik,” terangnya.

Persiapan tersebut dirumuskan dalam rapat analisa dan evaluasi forum lalu lintas angkutan jalan, serta rapat lintas sektoral persiapan pengamanan Natal dan Tahun baru 2020 di Aula Nurul Affandi Polres Bogor, Selasa (3/12).

Rapat dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bogor dan Kasat Lantas Polres Bogor. Dihadiri oleh perwakilan dari Ditlantas Polda Jabar, Kasat Lantas Polres Cianjur, Kasat lantas Polres Sukabumi, Kasat lantas Polresta Bogor Kota.

Hadir juga instansi terkait lainnya, seperti Badan Pengelola Trasporatsi Jabodetabek (BPTJ), Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas PUPR, Dansubdenpom, Jasa raharja, Diskominfo, BPBD, Jasa Marga, Damkar dan PHRI Kabupaten Bogor.

Sosialisasi pelaksanaan uji coba juga bakal dilakukan secara massif, baik melalui media cetak, media elektronik maupun media sosial.

“Perlu sosialisasi yang massif dan terarah. Harapannya agar masqyarkat mengetahui info ini dan dapat merencanakan perjalanan dan liburannya dengan baik,” tandas Kapolres Bogor, AKBP M Joni. (fin)

Loading...