Rumah Kreatif Keboen Sastra Gelar Festival Rekkam Art ke-5 Malam Puncak Bakal Ditutup Gus Syauqi Ma’ruf Amin (Judul)

by -40 views
MERIAH: Musisi jalanan saat tampil di festival seni Rekkam Art ke-5 di Taman Ekspresi Sempur.

METROPOLITAN – Festival seni Ruang Estetik Karya Kreatif Anak Muda (Rekkam Art) ke-5 berlangsung meriah, kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan Rumah Kreatif Keboen Sastra atau KPJ Bogor tersebut diselenggarakan di Taman Ekspresi Bogor, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.

Ketua Panitia Acara, Heri Matahari, mengatakan festival Rekkam Art ke-5 berlangsung selama dua hari, sejak Jumat hingga Sabtu (6-7/12). Festival diisi dengan kegiatan workshop lukis, dialog kebudayaan hingga panggung apresiasi seperti penampilan musik, teater dan tari.

Menurutnya, acara malam puncak sendiri rencananya akan ditutup langsung Putra Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, yakni Ahmad Syauqi atau yang akrab disapa Gus Syauqi Ma’ruf Amin. Anak orang nomor dua di Indonesia tersebut akan mengisi sebuah dialog tentang kebudayaan.

“Insya Allah (hadir), beliau sudah mengabarkan juga mau ngisi dialog di acara puncak kami,” kata Heri.

“Selain menghadirkan Gus Syauqi, kita juga akan menghadirkan seorang penyair ternama yaitu Riri Riza. Ada sekitar 35-50 peserta yang mengisi kegiatan ini. Tamu undangan mencakup seluruh Indonesia, khususnya para seniman jalanan,” sambungnya.

Disisi lain, Heri menjelaskan tema yang diangkat dalam festival Rekkam Art ke-5 ini adalah ‘melalui karya anak bangsa merayakan keragaman’. Keragaman yang dimaksud bisa diliat sendiri di jalanan melalui banyaknya warna-warni, bentuk, karakter, sikap serta rambut yang sama-sama hitam namun berbeda sebuah pola pikirnya.

Maka dari hal itu, melalui kegiatan ini pihaknya ingin membuat suatu gebrakan bagaimana musisi jalanan bisa menciptakan ruang kebudayaan untuk kebersamaan.

“Dari perjalanan saat ini yang sudah memasuki lima tahun, saya merasakan pencapaian yang sangat luar biasa dari semangat kawan-kawan di jalanan,” ucap dia.

“Bisa dilihat, acara berlansung sukses dari hasil cipta mereka sendiri yang meski minim pengalaman, umur hingga dianggap sebelah mata. Mereka berhasil membuktikan bahwa jalanan mempunyai potensi, jalan keluar dan masa depan,” lanjutnya.

Dirinya berharap melalui kegiatan Rekkam Art ini nantinya taman-taman kota yang ada kedepan bisa menjadi ruang alternatif bagi sebuah gerak seniman jalanan di Kota Bogor. Sehingga, taman-taman itu memiliki budaya dan nilai estetika tersendiri.

“Siapa yang menciptakannya, ya teman-teman seniman itu sendiri, khususnya kawan-kawan yang ada di jalanan. Apalagi, kami juga dengar tahun 2020 sudah tidak ada pengamen di jalanan. Sementara, kita tidak melihat ada solusi yang diberikan kepada kawan-kawan jalanan. Maka dari itu, melalui taman kota ini kita ingin memfasilitasi mereka,” bebernya.

“Targetnya tahun 2020 itu kami ingin menyediakan tempat bagi para musisi jalanan menyalurkan kreativitasnya di taman-taman kota. Sehingga, mereka bisa menjadi yang lebih baik ke depannya,” tutupnya. (rez)

Loading...