Rumah Sakit di Bogor Sediakan SABU

by -

METROPOLITAN.id – Kemunculan puluhan ular kobra di sejumlah wilayah Bogor beberapa minggu belakangan menjadi perhatian serius.

Khawatir ada warga yang terkena bisa mematikan ular tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor bakal segera menyiapkan Serum Anti Bisa Ular (SABU). Nantinya, SABU akan disebar di rumah sakit yang ada di Kota Bogor.

“Kobra ini kan sangat berbahaya, karena jarang ada yang bisa selamat. Kalau dalam waktu beberapa menit, tidak langsung dikasih SABU, maka nyawa korban akan melayang,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Rubaeah.

Selain di rumah sakit, Rubaeah mengaku akan menyiapkan SABU di puskesmas yang ada di Kota Bogor. Pihaknya akan segera memetakan wilayah-wilayah yang sudah ditemui adanya ular kobra.

“Saya akan segera kordinasikan dengan pak wali kota dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar nanti langkah preventifnya jelas,” terangnya.

Rubaeah menjelaskan, sebelum dilarikan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat, pertolongan pertama yang harus dilakukan terhadap korban gigitan ular kobra adalah dengan mengikat bagian yang digigit ular.

“Hal itu dilakukan untuk membantu agar bisa yang sudah masuk ke dalam jaringan tubuh tidak menyebar,” ungkap Rubaeah.

Beberapa rumah sakit yang terdata sudah memiliki SABU yaitu RSUD Kota Bogor dan RS PMI.

Humas RSUD Kota Bogor, Taufik Rahmat mengatakan, pihaknya saat ini memiliki 13 vial SABU yang siap digunakan jika terdapat korban gigitan ular kobra.

Walaupun selama ini belum ada korban yang jatuh karena racun ular kobra, ketersediaan SABU harus tetap menjadi prioritas, khusunya di tengah banyaknya temuan ular kobra.

“Ini kan fenomena baru ya. Tapi kami sudah memiliki stok 13 vial SABU. Untuk penanganannya sendiri bisa dicover oleh BPJS,” kata Taufik. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *