Santri Milenial Indonesia Siap Back Up Gus Muwafiq

by -

METROPOLITAN.ID – Gus Muwafiq mendapat sorotan setelah ceramahnya dianggap menghina Nabi Muhammad. Dalam potongan ceramahnya yang viral, Gus Muwafiq mengisahkan tentang kelahiran Nabi Muhammad dan kehidupannya di masa kecil.

Ketua Umum  Santri Milenial (Samil) Fuad Al Athar meminta Front Pembela Islam (FPI) dan semua pihak tidak memperkeruh situasi kondisi sosial politik nasional terkait konten ceramah pendakwah Gus Muwafiq.

“Tindakan FPI yang melaporkan Gus Muwafiq ke polisi adalah tindakan tidak tepat dan berlebihan karena membuat kegaduhan di masyarakat. Gus Muwafiq telah meminta maaf dan sebagian besar publik telah memberi maaf kepada Gus Muwafiq. Jadi tidak ada alasan untuk membesar-besarkannya”, ujarnya pada rilis yang ditermia redaksi metropolitan.id.

Fuad menilai dalam kultur pengajian di Jawa khususnya, apa yang disampaikan Gus Muwafiq masih bisa diterima oleh masyarakat, tidak ada maksud menghina Nabi Besar Muhammad SAW. Hanya sebuah sarana untuk semakin mendekatkan sosok nabi dan ajaran inspiratifnya kepada masyarakat lapis bawah.

“Kalau FPI sereaktif itu, itu memperlihatkan kekurang-dewasaan FPI dalam menyikapi sesuatu. Santri Milenial sebagai generasi muda Islam meminta agar FPI tidak membuat kegaduhan. Kami lelah dengan polah tingkah oknum-oknum FPI yang sering meresahkan masyarakat”, tegas Fuad.

Ustadz Fuad Al Athar juga meminta POLRI tidak menerima laporan FPI atas tuduhan yang dialamatkan kepada Gus Muwafiq. Jika Polri memproses maka SAMIL Indonesia akan mengerahkan pengacara-pengacara milenial untuk back-up secara hukum kepada Gus Muwafiq.

Fuad mengajak FPI dan seluruh elemen masyarakat dari kelompok mana pun untuk lebih mengedepankan tabayun, musyawarah dan mengedepankan ukhuwah kebangsaan dan ukhuwah keislaman dan ukhuwal sosial agar kehidupan beragama di Indonesia menjadi lebih damai dan rukun.

“SAMIL Indonesia akan berdiri di belakang Gus Muwafiq dan ustadz atau kyai yang track recordnya baik dan menebar kedamaian dalam dakwahnya. Kami butuh penceramah-penceramah yang santun dan mengajarkan Islam yang rahmatan lil alamin.” tutup Fuad. (*/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *