Sedih, Nasib Guru Honorer di Bogor Memprihatinkan, Tapi Terus Dituntut Perbaiki Kualitas Pendidikan

by -65 views

METROPOLITAN.id – Ketua Persatuan Guru Honorer (PGH) Kabupaten Bogor Halim Sihabudin menyebut nasib sekitar 12.400 tenaga guru honorer di Kabupaten Bogor memprihatinkan. Mereka berada dalam kondisi yang sangat tidak layak.

Halim menungkapkan, gaji real yang diterima guru honorer hanya berkisar di angka Rp200 ribu sampai Rp300 ribuan.

“Tapi agak tertolong dengan kebijakan dari para kepala sekolah, sehingga gaji menyentuh sekitar Rp500 sampai Rp600 ribuan. Karena kalau real sesuai aturan BOS (Bantuan Operasional Sekolah), itu di bawah Rp500 ribu,” kata Halim.

Padahal dengan kondisi yang memprihatinkan itu, guru terus dituntut untuk melek dalam berbagai bidang dan harus mampu menguasai literasi dasar. Seperti literasi finansial, digital, sains, literasi kewarganegaraan dan kehidupan.

Tak hanya itu, guru juga dituntut untuk mampu menyajikan modul sesuai dengan keinginan siswa. Guru harus selalu mengupgrade diri agar mampu menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Sayangnya, harapan dan keinginan pemerintah itu tidak sebanding dengan kesejahteraan yang guru terima. Jangankan untuk perubahan status yang lebih baik, untuk sekedar layak secara penghasilan saja sangat jauh dari harapan,” pungkasnya. (fin)