Sekolah Ibu Jadi Percontohan Kabupaten Bekasi

by -40 views
KUNJUNGAN: TP PKK menerima kunjungan dari Kabupaten Bekasi yang ingin belajar tentang Sekolah Ibu.

METROPOLITAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Bogor. Kedatangannya secara khusus ingin belajar mengenai program Sekolah Ibu.

Wali Kota Bogor Bima Arya menerangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkola-borasi dengan TP PKK agar para kadernya tidak hanya fokus pada isu stunting, tetapi juga persoalan lainnya.

“Jadi kita tidak hanya bicara anak balita dan kampung KB, tapi mulai dari pra pernikahan. Kita punya perda di mana pasangan di Kota Bogor yang akan menikah harus mengikuti tes HIV, kemudian ada satu program luar biasa yang digagas PKK Kota Bogor yakni Sekolah Ibu” katanya.

Sejak diluncurkan pada 2017 jelas Bima, Sekolah Ibu sempat menimbulkan pro dan kontra. Namun berkat konsep dan persiapan yang matang, Pemkot Bogor dapat mewisuda 8.000 ibu-ibu di Kota Bogor.

“Kami bermitra dan berkolaborasi bukan sekadar mengakomodasi PKK, namun lebih karena saling membutuhkan untuk menjalankan setiap program. Konteksnya bukan kita mendukung PKK tapi kita yang didukung PKK” jelasnya.

Untuk itu, ia menekankan betul kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkoordinasi bukan hanya dalam setiap lomba, tetapi di setiap kegiatan karena banyak irisannya.

“Saat ini kami sedang berusaha mendorong agar dasa wisma aktif. Di sini ada tiga kunci yang kita butuhkan mulai dari pendataan, penyuluhan dan menggerakkan warga” tutur Bima Arya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Ida Farida yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja dan jajarannya menerangkan kunker yang dilaksanakan, yaitu dalam belajar tentang Sekolah Ibu Kota Bogor.

“Harapan kami di sini bisa sharing, tukar informasi dan visitasi. Sehingga TP PKK Kabupaten Bekasi bisa melihat secara langsung amati, tiru dan modifikasi disesuaikan dengan kondisi di wilayah kami” jelas Ida.

Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian memaparkan secara rinci program Sekolah Ibu mulai dari, proses awal hingga silabus dan sebelas modul pembelajaran yang secara umum terdiri dari manajemen keluarga hingga cinta Tanah Air.

Menurutnya, sebuah negara adalah kumpulan keluarga.

Jika ingin menghancurkan sebuah negara, hancurkan saja keluarganya.

“Melalui Sekolah Ibu, semata-mata kami ingin membangun bangsa Indonesia” katanya yang didampingi Kepala DPMPPA Kota Bogor, Artiyana Yanar Anggraini. (feb/run)

Loading...