Stop! Sebar Foto Korban Ledakan

by -37 views

Jakarta – Ledakan terjadi di kawasan Monas. Pantauan, ada korban luka akibat ledakan tersebut. Namun sampai saat ini identitas korban luka belum diketahui.

Pihak kepolisian sedang menyusuri tempat kejadian perkara yang membuat jalan di sekitar Monas ditutup sementara. “Di Monas,” ujar Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan, saat dikonfirmasi Selasa (3/12/2019).

Setelah heboh soal ledakan bom di Monas, tampak banyak yang menyebarkan foto yang diduga korban di grup-grup Whatsapp dan sosial media. Padahal, psikolog klinis dewasa, Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi, menyebut, menyebarkan foto korban akan menimbulkan efek traumatis.

Dampaknya tidak hanya pada orang yang saat itu berada di lokasi tetapi juga mereka yang pernah berada di situasi serupa. Foto tersebut bisa memunculkan secondary trauma, atau trauma karena melihat peristiwa yang sama dengan masa lalu.

“Jadi, bisa saja terjadi secondary trauma. Orang yang melihat bisa mengalami trauma seakan-akan ia yang mengalami langsung kejadian tersebut, meskipun tidak semua orang akan mengalami hal ini karena efeknya bisa sangat beragam,” kata Wulan.

Belum lagi, menyebarkan foto korban dirasa tidak etis untuk dilakukan. Apalagi jika foto tersebut sampai ke keluarga atau orang yang dekat dengan korban. Wulan menambahkan, mereka yang senang menyebar foto korban sudah tak memiliki rasa empati lagi.

“Yang awalnya menyebarkan karena ingin membuat orang lain waspada, malah jadi sekedar ingin menyebarkan bahwa ‘saya punya foto atau video-nya’. Akhirnya rasa empati dan kepekaan terhadap korban menjadi memudar dan akhirnya respon emosinya pada situasi seperti itu menjadi tidak tepat,” tegas Wulan. (dtk/suf)

Loading...