Taman Kota Disulap Jadi Ruang Ekspresi Seniman Jalanan

by -34 views
MERIAH: Sejumlah tokoh ternama dan unsur Pemerintah Kota Bogor membuka penutupan festival seni Rekkam Art ke-5 pada Sabtu (7/12).

METROPOLITAN – Penutupan festival seni Ruang Estetik Karya Kreatif Anak Muda (Rekkam Art) ke5 berlangsung meriah pada Sabtu (7/12). Sejumlah bintang tamu mulai dari musisi jalanan melalui komunitasnya, tokoh ternama hingga unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ikut andil dalam acara tahunan yang diselenggarakan Rumah Kreatif Keboen Sastra atau KPJ Bogor itu.

Kegiatan sendiri dilaksanakan di Taman Ekspresi Bogor, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, selama dua hari.

Acaranya mengusung tema meningkatkan kualitas berkesenian para pekerja seni jalanan (khususnya) dan pekerja seni lainnya, lintas disiplin dan menjadikan seni dan budaya sebagai alat pemersatu Bangsa.

”Jadi melalui kegiatan ini kami ingin mewujudkan taman kota sebagai ruang alternatif untuk para pekerja seni jalanan dalam berekspresi dan menjadikan sebagai ruang hiburan gerak pariwisata Bogor,” kata Ketua Panitia Acara, Heri Matahari.

Tak hanya itu, lanjut Heri, melalui kegiatan ini pihaknya juga ingin memperkuat silaturahmi karya anak bangsa dengan merayakan keberagamaan.

”Alhamdulillah acara berjalan cukup ramai dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar, terkhusus dari para pelaku seni dan musisi jalanan,” ucapnya.

”Kami juga ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada bintang tamu yang sudah hadir memeriahkan acara ini. Seperti Gus Oqi Ma’ruf Amin, Kiai Toto Abdulllah Nur, Riri Satria serta Timbul Siregar. Tak lupa ucapan terima kasih juga kepada pihak yang sudah membantu acara kami seperti Disparbud, Kesbangpol, BPJS Ketenagakerjaan, FPSI serta Master 19,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Rekkam Art adalah sebuah pencapaian untuk membangun ruang alternatif dalam mengembangkan kreativitas berkesenian dan pengembangan seni serta budaya yang berlandaskan dari nilai leluhur atau tradisi.

Di mana taman kota adalah salah satu ruang alternatif untuk pengembangan seni itu sendiri yang memiliki keramahan pada masyarakat.

Sehingga taman menjadi taman yang bermartabat, memiliki rasa seni berestetika dengan hadirnya kegiatan seni dan budaya. (rez)

Loading...