Trio Ikan Asin Jalani Sidang Perdana

by -

METROPOLITAN – Sidang perdana kasus ujaran ikan asin yang menyeret Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12) kemarin. Dalam sidang kali ini, ketiganya dijadwalkan mendengar pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Trio tersangka kasus ujaran ikan asin tampil rapi dengan kemeja putih. Pablo Benua dan Rey Utami bahkan tetap terlihat necis. Pablo tampak memadukan kemeja putih yang dia kenakan dengan kacamata hitam. Sementara Rey Utami juga tampil serasi dengan kerudung warna krem.

Sedangkan Galih Ginanjar mengenakan kemeja putih dan celana bahan warna hitam biasa seperti tahanan lain. Tidak banyak yang ketiganya sampaikan terkait agenda sidang hari ini. Mewakili istrinya dan Galih Ginanjar, Pablo Benua hanya sempat meminta doa agar proses hukum mereka diberikan kelancaran.

“Doain saja, bismilah,” kata dia.

Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami tersangkut perkara ujaran ikan asin usai ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Juli 2019. Sebelumnya, mereka membuat konten YouTube yang menyinggung organ intim Fairuz A. Rafiq mengeluarkan bau seperti ikan asin.

Hal itu membuat Fairuz berang dan melaporkan ketiganya ke Polda Metro Jaya pada 1 Juli 2019. Dalam laporan Fairuz, trio ikan asin dikenakan dugaan pencemaran nama baik lewat media elektronik.

Dalam persidangan tersebut, rupanya Galih Ginanjar tidak ditemani sang istri, menurutnya saat ini sedang menjalani proses syuting.

“Kumala ada syuting,” ujar Galih Ginanjar.

Galih Ginanjar pribadi sempat terlihat lesu ketika tiba di pengadilan untuk memenuhi panggilan sidang. Diduga, hal tersebut disebabkan karena ketidakhadiran Barbie Kumalasari di sidang perdananya.

Namun ketika disinggung mengenai hal tersebut, Galih Ginanjar membantah. Dia mengaku masih bisa memaklumi absennya Barbie Kumalasari karena harus memenuhi kontrak kerja.

“Kalau namanya syuting, namanya sudah kontrak hari apa kan enggak bisa diganti,” jelas Galih Ginanjar.

Galih Ginanjar malah khawatir apabila Barbie Kumalasari memprioritaskan dirinya, kelak sang istri akan kesulitan mendapat pekerjaan karena dianggap tidak profesional.

“Maklumin sih, kan itu pekerjaan seni,” tuturnya.

Terpenting bagi Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari masih memberikan dukungan moral hingga saat ini. Kata Galih, banyak hal baik yang Barbie lakukan terhadapnya di luar sorot kamera pewarta.

“Yang penting kan dukungan selama ini, kesetiaan dia selama ini,” pungkas dia. (okz/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *