Wabup Sewot jadi Korban Macet Lotte Mart

by -
PADAT: Arus lalu lintas nampak semrawut di depan Lotte Mart Grosir di jalur alternatif GOR Pakansari, Kamis (12/12). silam.

METROPOLITAN – Di balik munculnya pusat perbelanjaan baru, Lotte Mart di sekitaran kawasan GOR Pakansari, ternyata menimbulkan masalah baru. Salah satunya adalah kemacetan. Sejak resmi dibuka pada Kamis (12/12), jalur alternatif GOR makin padat hingga wakil bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan pun jadi korbannya.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku menjadi salah satu korban dari buruknya sistem lalu lintas yang diterapkan di sekitaran Lotte Mart. Ia mengaku, terjebak macet lantaran buruknya sistem keluar masuk kendaraan dari Lotte Mart. Bahkan dirinya mendapati adanya kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Maksud saya, kita akan bikin instruksi kalau tidak menyelesaikan parkir di jalan, kita akan tutup. Karena amdal lalinnya tidak bisa sembarangan,” katanya, kemarin (16/12).

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, langsung menggelar rapat internal untuk membahas masalah yang ditakutkan menjadi dampak negatif bagi keberlangsungan stadion Pakansari.

Melalui hasil rapat internal tersebut, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Kardenal, mengatakan bahwa pihak Lotte Mart belum menjalankan rekomendasi Amdal lalu lintas (lalin) yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.

Beberapa instruksi Amdal lalin yang tidak dilaksanakan oleh pihak Lotte Mart adalah tidak dipasangnya speed trap, di sekitaran jalur keluar masuk kendaraan. Lalu sirkulasi lalin didalam internal Lotte Mart juga belum dibuat.

Alat penerangan jalan (APJ) dan marka jalan juga belum tersedia didalam kawasan Lotte Mart yang menyebabkan sirkulasi kendaraan tidak teratur.

“Pembuatan jalur pejalan kaki dan penempatan petugas untuk menjaga sirkulasi kendaraan juga belum dilakukan oleh mereka,” jelas Kardenal.

Belum beres masalah di dalam kawasan Lotte Mart. Pemkab Bogor juga membeberkan permasalahan yang ada diluar kawasan. Masih kata Kardenal, untuk persoalan yang ada di luar kawasan Lotte Mart adalah belum adanya rambu-rambu lalu lintas dan rambu peringatan yang sudah ditentukan, sebanyak empat buah.

Rambu larangan parkir dibahu jalan, juga belum dipasang oleh pihak Lotte Mart. Di mana, pihak Pemkab sudah menentukan titik-titiknya dan jumlahnya yaitu empat buah. Yang berdampak, munculnya parkir-parkir liar disekitaran lokasi Lotte Mart.

“Jadi banyak yang belum dilakukan oleh Lotte Mart Grosir ini dalam kewajiban di AMDAL Lalin ini,” terang Kardenal.

Pihak Lotte Mart sendiri, rencananya akan dipanggil oleh Pemkab Bogor, hari ini (17/12), untuk dimintai keterangan. Jika dalam waktu dekat ini, pihak Lotte Mart tidak menjalankan perintah yang tertuang didalam Amdal lalin, maka penegakkan hukum akan dilakukan oleh Pemkab Bogor, yaitu menutup pusat perbelanjaan tersebut.

Hingga berita ini dikorankan, belum ada keterangan resmi dari pihak Lotte Mart. (dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *