Bima bakal Hentikan Bantuan ke Sekolah Langganan Tawuran

by -

METROPOLITAN.ID – Merasa geram dengan kasus tawuran pelajar, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal tindak tegas pelaku tawuran. Hal tersebut di katakan langsung Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, saat memimpin rapat koordinasi tindak lanjut antisipasi tawuran pelajar, di ruang rapat Paseban Sri Bima, tadi pagi.

Bima mengatakan, pihaknya tak segan akan memberi sanksi tegas kepada pelajar dan sekolah yang terlibat tawuran, sebagai efek jera. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum Nomor 8 Tahun 2006.

“Siapapun yang mengganggu ketertiban umum dan meresahkan warga, akan ada sanksinya baik kurungan maupun denda. Kami Pemkot Bogor akan bertindak sesuai dengan porsi kami, sesuai dengan peraturan yang ada dalam Perda,” tegasnya.

Bukan hanya pelaku tawuran, Pemkot Bogor juga berencana memberikan sanksi untuk sejumlah sekolah, yang kedapatan peserta didiknya terlibat tawuran, sebagai salah satu langkah memberikan efek jera kepada sekolah dan pelajar.

“Kami akan berikan rekomendasi kepada Gubernur melalui KCD, untuk sekolah yang langganan tawuran agar menjadi atensi hukum khusus, entah itu diberikan hukuman atau pembinaan. Sejauh ini ada belasan sekolah yang sudah menjadi atensi kita. Rata-rata mereka ini SMK, baik swasta maupun negri. Tapi ada juga beberapa SMA juga,” cetusnya.

Orang nomor satu di Kota Hujan tersebut juga berencana akan merekomendasikan sejumlah sanksi untuk pihak sekolah. Rekomendasi tersebut nantinya bakal di serahkan kepada provinsi, untuk kemudian menjadi pertimbangan bagi setiap sekolah yang peserta didiknya terlibat dalam tawuran.

“Ada beberapa opsi. Seperti di stop bantuannya, tidak diperbolehkan menerima peserta didik baru. Itu hanya opsi yang akan kita ajukan ke provinsi. Jadi tidak hanya punishment dan pembinaan saja, tapi harus tegas agar semuanya jera,” tegasnya.

Untuk menekan angka tawuran, sambung Bima, pihaknya juga berencana bakal melakukan patroli selama 24 jam, dengan melibatkan seluruh lapisan pemerintahan. Mulai dari aparat kelurahan, kecamatan, hingga instansi terkait lainnya.

Ia juga mengintruksikan kepada semuanya untuk tidak segan dan bertindak tegas, jika kedapatan kerumunan pelajar yang berkumpul di jalanan. Ia juga menyiapkan tim khusus cyber dari unsur Pemkot dan Kepolisian, untuk memantau ajakan dan seruan tawuran di sejumlah media sosial.

“Kita akan pastikan setiap kerumunan pelajar kita akan bubarkan, karna berpotensi dan rawan kearah tawuran. Kita juga ada tim khusus cyber dari pemkot dan polres, yang akan memantau medsos, kita akan pantau semua sebaran, ajakan untuk tawuran,” tandasnya. (ogi/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *