Bupati Siapkan Hunian Sementara Bagi Korban Longsor Sukajaya

by -

METROPOLITAN – Pemkab Bogor bakal menyiapkan hunian sementara bagi korban longsor Sukajaya. Warga yang terdampak longsor dinilai tak mungkin selamanya tinggal di tenda pengungsian.

“Karena tidak mungkin mereka tinggal di tenda terus, mereka dibuatkan tempat sementara. Kan nggak mungkin tidur di bawah (lantai), sakit nanti. Kita harus pikirkan ke situ,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, di Pendopo Bupati Bogor, Komplek Tegar Beriman, Cibinong.

Namun, Ade belum dapat memastikan kapan para pengungsi akan ditempatkan di hunian sementara. Dia mengatakan identifikasi masih dilakukan untuk mengetahui berapa warga yang bisa kembali ke rumahnya dan berapa yang akan dipindahkan ke hunian sementara.

“Semacam rumah besar (bentuk huntara). Kalau Huntara bisa di tengah kota lah, di dekat kecamatan atau di mana ada tanah kosong. Huntara supaya mereka pindah dari tenda dulu. Kalau tenda, pertama sakit, kedua stres,” ujar Ade.

Dia menilai relokasi butuh waktu. Menurutnya, Pemkab Bogor tak ingin warga dipindah ke tempat yang tak layak.

“Relokasi butuh waktu dan harus dilihat betul-betul, jangan sampai kita siapkan di satu tempat, ternyata tidak layak,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya, mengatakan masih ada 2 desa di Sukajaya yang terisolir, yakni Desa Cisarua dan Cileuksa. Dia mengatakan masih ada 10 titik longsor di akses jalan menuju Desa Cileuksa. Helmi menyebut TNI dan seluruh personel gabungan masih berupaya untuk membuka akses jalan.

“Longsorannya tebal sekali dan menghancurkan jalan aspal, gitu. Kemarin dari perbatasan (desa) Pasir Madang ke Cileuksa, kurang lebih 3 kilometer,” kata Helmy. (dtk/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *