Disdik Sebut Proyek SDN 1 Tajur ‘Cuma Segitu’

by -

METROPOLITAN – Kondisi gedung SDN Tajur 1 yang diduga terbengkalai mendapat respons dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, H Fahrudin. Menurut dia, gedung yang setengah jadi itu bukan ditelantarkan atau ditinggalkan pemborongnya. Melainkan anggaran untuk pembangunan gedung memang segitu adanya sehingga terkesan terjadi masalah.

“Pembangunan untuk tersebut memang anggrannya cuma segitu dan itu ada kalkulasinya,” katanya.

Pria yang akrab disapa Fahmi itu pun tak berkomentar soal kondisi Kegiatan BelajarMengajar (KBM) siswa yang terganggu. Sebelumnya, keberadaan gedung SDN Tajur 1 yang bertumpuk dengan SDN Tajur 2, Kecamatan Bogor Timur, nampaknya sangat kurang representatif bagi sebuah lokasi pendidikan. Selain lahannya sangat sempit juga kondisinya sangat terlihat sumpek dan padat, karena dihuni lebih dari seribu siswa siswi di dua sekolah.

Selain itu diperparah dengan kebedaraan pembangunan gedung SD Negeri Tajur 1 itu yang sudah hampir tiga tahun sepetinya diterlantarkan alias pembangunannya belum selesai. Sehingga dikhawatirkan akan berbahaya bagi keselamatan para siswa jika mereka bermain-main di lantai dua SDN Tajur 1 yang belum selesai tersebut.

Begitu pun dengan penggunaan Ruang Kelas Belajar (RKB) karena berebut antara kelas pagi dan kelas siang. Sekolah ini juga tidak memiliki ruang guru, tidak adanya ruang kepala sekolah dan tidak adanya ruang operasional, sehingga menjadi keluhan para orang tua siswa. Kepala SDN Tajur 1, Ocid, berharap Disdik Kota Bogor sesegera mungkin memperhatikan kondisi gedung SDN Tajur 1. Ia juga berharap Disdik menganggarkan kembali dana untuk melanjutkan lagi pembangunan gedung SD Tajur 1 yang terbengkalai ini.

“Saya meminta kepada Disdik untuk segera menyelesaikan bangunan tersebut agar tidak terjadi hal – hal yang diinginkan seperti musibah terhadap anak didiknya,” pungkasnya. (ber/ar/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *