DPRD Jabar Setuju Korban Bencana Direlokasi

by

METROPOLITAN – GUNUNGPUTRI Bencana alam berupa banjir dan longsor di Kabupaten Bogor berdampak cukup besar baik aspek fisik maupun aspek sosial.

Data dari Pemkab Bogor, dampak longsor Sukajaya, Cigudeng, Jasinga, Nanggung, Gunungputri menyebabkan 19.821 orang mengungsi.

Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) membuat beberapa langkah untuk mengatasi dampak bencana alam ini agar segera teratasi.

Anggota DPRD Jabar, Prasetyawati, sudah mempelajari ekpos dan laporan Pemprov Jabar dalam menyelesaikan permasalahan warga yang terdampak banjir dan longsor yang sangat realistis.

“Saya sepakat dengan kesiagaan pemerintah untuk mempercepat relokasi bagi korban banjir dan longsor ke tempat yang lebih aman,” kata anggota Fraksi Partai Gerindra ini.

Menurut dia, kebijakan tersebut harus segera terealisasi karena puncak musim hujan berdasarkan analisa BMKG, masih terjadi pada Februari dan Maret 2020 nanti.

“Kami pun mengingkatkan agar masyarakat yang tinggal di lokasi longsor harus segera pindah ke tempat yang lebih aman,’’ jelas anggota DPRD Jabar Dapil Kabupaten Bogor ini.

Prasetyawati juga mengatakan relokasi ini sangat penting untuk keselamatan warga. Dirinya minta agar relokasi ini bisa hunian tetap ataupun sementara bisa menjadi solusi keselamatan korban longsor terutama di Kecamatan Sukajaya, Nanggung dan Cigudeg.

Namun dia mengingatkan agar rencana relokasi ini harus selektif dan tepat sasaran dalam menentukan siapa-siapa saja warga yang berhak mendapatkan program relokasi.

“Di sisi lain, harus dinilai penting adanya evaluasi atas kondisi kerusakan permukiman warga, langkah ini penting agar memetakan mana rumah ada dalam kondisi rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan,” paparnya .

Untuk perbaikan ke depan, aspirasi warga tentang penambahan rumah tidak layak huni (rutilahu) baik dari sisi penerima manfaat maupun dari besaran alokasi dana rutilahu idealnya harus bertambah.

Selain itu, Prasetyawati mendesak Pemprov Jabar agar membantu rencana normalisasi sungai Cidurian, Sungai Cileungsi, Sungai Cikeas.

Rencana ini, sangat menyentuh persoalan Sungai Cikeas dan Cileungsi dalam kondisi sempit dan dangkal, sehingga harus ada normalisasi.

“Dari semua rencana persiapan teknis ini untuk mengatasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor, juga harus mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR agar cepat tertangani,” pungkasnya. (rb/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *